Tawaran menggiurkan bernilai beberapa juta euro dari klub BRI Super League 2026/2027 resmi ditolak oleh Fortuna Sittard demi mempertahankan bek Timnas Indonesia, Justin Hubner. Kabar penolakan tawaran bernilai fantastis tersebut diungkapkan langsung oleh pemain berusia 22 tahun itu kepada media asal Belanda, De Limburger, dilansir dari Bola. Klub besar Indonesia yang dimaksud untuk memboyong bek muda tersebut dikabarkan adalah Persija Jakarta, salah satu klub tersukses dengan sejarah panjang dalam sepak bola nasional.
Langkah kepindahan itu sempat berpotensi membuat Hubner mengikuti jejak rekan di tim nasional seperti Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen yang memilih berkarier di tanah air.
Pihak manajemen Fortuna Sittard memilih untuk membendung godaan transfer tersebut karena pemain yang diboyong dari Wolverhampton ini masih terikat kontrak tiga tahun plus opsi perpanjangan satu musim. Penampilan perdana Hubner bersama klub Belanda itu memang berjalan memikat sepanjang musim 2025/2026 dan langsung menjelma sebagai sosok andalan di lini pertahanan.
Kepercayaan penuh yang diberikan oleh pelatih Danny Buijs dibayar tuntas lewat catatan 25 penampilan di Eredivisie musim 2025/2026 dengan torehan dua gol dan satu assist. Meskipun adaptasinya sempat diwarnai penurunan menit bermain di pertengahan musim, bek serba bisa ini berhasil mengunci posisi utama dengan mencatatkan 10 laga tampil penuh 90 menit.
Faktor usia muda dan ambisi untuk terus bersaing di level tertinggi Eropa menjadi alasan utama bagi sang pemain untuk tidak buru-buru memikirkan opsi mudik. "Salah satu klub terbesar di Indonesia telah mengajukan tawaran bernilai beberapa juta kepada Fortuna. Namun, klub menolaknya," ujar Justin Hubner seperti dikutip dari laman Voetbal Primeur.
"Bermain untuk klub besar di Indonesia memang menarik secara finansial. Namun, saya ingin tetap di Eropa. Saya ingin bermain di level setinggi mungkin dan terus berkembang di sini.
Bagi karier saya maupun tim nasional, itu adalah pilihan terbaik," kata Hubner.







