Juventus memenangkan perburuan tanda tangan pemain muda berbakat asal Bosnia dan Herzegovina, Kerim Alajbegovic, dari Bayer Leverkusen. Seperti dilansir dari Bola, kepindahan pesepak bola berusia 18 tahun tersebut melibatkan dana transfer yang diperkirakan menyentuh angka 40 juta euro, sudah termasuk bonus. Manajemen Si Nyonya Tua mengikat pemuda yang berposisi sebagai pemain sayap ini dengan kesepakatan jangka panjang berdurasi lima musim.
Peresmian kepindahan Alajbegovic menyusul konfirmasi minat klub yang sebelumnya sempat diutarakan oleh CEO Giovanni Carnevali. Kehadiran Alajbegovic menjadi bagian utama dari penyusunan skuat Juventus dalam menyambut musim penuh perdana di bawah arahan pelatih Luciano Spalletti. Target utama klub Turin ini adalah bangkit dan memperbaiki pencapaian usai gagal mengamankan tiket Liga Champions pada musim sebelumnya.
Sebelum mendaratkan Alajbegovic, pergerakan aktif Si Nyonya Tua di bursa transfer telah mengamankan sejumlah nama seperti Zeki Celik, Jeremie Boga, dan Jeff Ekhator. Selain itu, manajemen juga telah mematenkan status Lois Openda sebelum melepasnya kembali ke Lyon sebagai pemain pinjaman.
Catatan Statistik Menjanjikan
Performa menanjak Alajbegovic terbukti saat menjalani masa peminjaman bersama RB Salzburg di Liga Austria pada musim lalu. Ia sukses mengemas 44 penampilan di seluruh kompetisi dengan sumbangan 13 gol serta empat assist. Kiprahnya berlanjut di level internasional saat memperkuat Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026 hingga melangkah ke babak 32 besar. Sepanjang empat laga di ajang tersebut, ia mencetak satu gol serta menjadi penggawa Bosnia dengan catatan percobaan dribel dan dribel sukses tertinggi, sekaligus mengkreasi empat peluang.
Pihak klub mengulas Alajbegovic sebagai penyerang sayap multifungsi yang fasih beroperasi di kedua sisi lapangan serta memiliki kekuatan seimbang pada kedua kakinya. Meski masih belia, ia dinilai mempunyai kualitas bakat yang menonjol serta mentalitas yang tangguh. Sang pemain sendiri menyatakan kesiapannya untuk beradaptasi dengan atmosfer sepak bola di Negeri Pizza. "Saya siap untuk Serie A, saya siap untuk sepak bola Italia," ujar Alajbegovic.
"Saat bermain untuk tim terbesar di Italia, Anda harus memiliki kehormatan dan bekerja sangat keras untuk terus berkembang," tutur Alajbegovic.







