Pemerintah Kanada mengumumkan pengucuran investasi senilai 1 miliar dolar Kanada atau sekitar Rp 12,7 triliun untuk pengembangan infrastruktur olahraga di seluruh negeri pada Minggu (22/7/2026). Dilansir dari Bola, langkah strategis yang diumumkan Perdana Menteri Kanada Mark Carney tersebut diambil pasca keberhasilan negara itu menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia FIFA 2026 guna menciptakan warisan olahraga yang berkelanjutan.
Pendanaan federal terbesar dalam sejarah olahraga Kanada ini difokuskan untuk memodernisasi fasilitas, memperluas akses partisipasi masyarakat, serta membina generasi atlet berprestasi tinggi. Selain membenahi lapangan dan taman lokal di tingkat akar rumput, pemerintah mengalokasikan CAD 9,8 juta untuk merancang Pusat Pelatihan Nasional Sepak Bola Kanada sebagai rumah permanen cabang tersebut.
Guna menopang ekosistem secara menyeluruh, usulan alokasi tambahan sebesar CAD 755 juta disiapkan untuk jangka lima tahun mulai 2026-2027, disusul CAD 118 juta secara berkelanjutan yang disalurkan melalui Canadian Heritage.
Inisiatif ini bertujuan memperluas akses olahraga dan mengoptimalkan infrastruktur baru maupun yang sudah ada bagi masyarakat.
"Inisiatif ini bertujuan memperluas akses ke olahraga, membuka peluang bagi warga Kanada membangun hubungan bermakna di komunitas, serta mengoptimalkan infrastruktur yang ada maupun yang baru," kata Sekretaris Negara (Olahraga) Adam van Koeverden.
Pemerintah Kanada juga menaikkan anggaran Program Bantuan Atlet sebesar CAD 3 juta per tahun, sehingga total dana dukungan bagi para atlet menjadi CAD 43 juta setiap tahunnya. Di samping itu, dana sebesar CAD 33,6 juta dari Dana Pembangunan Komunitas Kuat dialokasikan khusus untuk memperbarui tiga fasilitas olahraga di wilayah Calgary.






