Kapolda Banten Mendorong Pembangunan Bak Penampungan Air Hujan

6 Agustus 2026, 21:17 WIB

Kapolda Banten Irjen Hengki mendorong masyarakat dan pemerintah setempat untuk membangun bak penampungan air hujan guna mengatasi krisis air saat musim kemarau. Langkah penanganan kekeringan dinilai tidak cukup hanya dengan mengandalkan distribusi bantuan air bersih semata.

Gagasan tersebut disampaikan Hengki saat memberikan arahan di Mapolres Serang, Kabupaten Serang, Kamis (6/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom. Ia menilai ketersediaan cadangan air hujan dapat menjadi solusi berkelanjutan bagi warga di kawasan rawan kekeringan.

Pengalaman memimpin sebagai kapolsek di Indragiri Hilir, Provinsi Riau, menjadi dasar pertimbangan Hengki dalam mengusulkan metode penampungan air ini kepada warga Banten.

"Di rumah dinas kapolsek punya bak penampungan air dipasang talang. Di bawah genting itu dipasang talang, dipasang paralon, masuk ke situ air hujannya. Sudah kita cor, bisa diangkat.

Musim kemarau, sumur bor kering, air hujan saya ada. Tinggal ambil pakai gayung, pakai ember. Masih bisa untuk MCK dan sebagainya," kata Hengki.

Hengki menjelaskan bahwa kondisi geografis di daerah rawan kekeringan sering kali serupa dengan Riau yang memiliki keterbatasan sumber air bersih akibat kondisi tanah gambut.

"Kalau namanya Riau itu kan airnya kuning, Pak, seperti air teh. Karena tanah gambut. Tapi mereka semua rumah memiliki bak penampungan air. Ketika musim kemarau mereka tidak kekurangan air," kata Hengki.

Fasilitas penampungan air hujan tersebut diharapkan Hengki dapat direalisasikan di pemukiman warga Banten, baik secara komunal maupun perorangan.

"Di tempat umum, di masjid halamannya besar, buat 3.000 meter perseginya itu dibuat bak penampungan. Di situ masyarakat satu RT, satu kelurahan bahkan bisa mengambil air di situ," ujar Hengki.

Selain fasilitas umum, skema pembuatan bak penampungan air mandiri di masing-masing pekarangan rumah warga juga disarankan agar persediaan air lebih terjamin secara merata.

"Apalagi kalau masyarakatnya perorangan bisa membuat bak penampungan air hujan, misalnya 5×5 meter, kedalaman 2 meter, nanti dicor. Cuma ada bak yang bisa dibuka dengan coran itu supaya lebih aman," ujar Hengki.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang