Kapolres Inhil menjebak kera ekor panjang penyerang warga

8 Agustus 2026, 06:33 WIB

Kapolres Inhil AKBP Donny Listianto menyatakan kera ekor panjang yang diduga menyerang belasan warga di Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, berhasil diamankan setelah masuk jebakan. Dari foto yang diperoleh Detikcom, kera itu memiliki "codet" di bagian wajah serta gigi bertaring panjang dan terlihat agresif. AKBP Donny meyakini kera yang dijebak tersebut sama dengan pelaku yang selama ini meneror warga berdasarkan kesamaan ciri-ciri yang disampaikan masyarakat.

"Sesuai ciri-ciri yang disampaikan oleh warga, monyet atau kera tersebut sangat beringas dan liar serta mengeluarkan taringnya dan dapat dilihat taring tersebut sangat panjang dan tajam," kata AKBP Donny dalam keterangannya, Jumat (7/8/2026).

Donny mengatakan ukuran kera yang dijebak juga dinilai sama dengan kera penyerang berdasarkan keterangan warga yang pernah melihat atau diserang. "Dan di area tersebut tidak ada kelompok kera lainnya yang berkeliaran di seputaran perangkap kera yang dipasang oleh BKSDA," imbuhnya.

Polisi menyebut saat ini kera ekor panjang diamankan di kantor Damkar Kabupaten Indragiri Hilir dan akan dibawa ke kantor BKSDA Pekanbaru untuk dimasukkan ke karantina penelitian. Kapolres menambahkan penyerangan kera ekor panjang terjadi sejak 23 Juli 2026, dengan total 17 korban dan dicatat ada 18 kali serangan karena satu orang diserang dua kali.

"Itu serangannya 18 kali serangan korbannya 17, karena ada satu orang yang diserang dua kali. Serangan awal 23 Juli, tapi kemarin siang sudah kita amankan," kata dia. Donny mengatakan pengejaran dilakukan bersama BKSDA dan relawan selama berhari-hari hingga kera akhirnya dapat dijebak dan diamankan pada Kamis (5/8) kemarin. "Sudah berhari-hari kita turun mencari dan saat ini sudah berhasil diamankan, sudah dijebak," lanjutnya.

AKBP Donny meyakini serangan telah berhenti sejak pelaku ditangkap, namun meminta masyarakat tetap waspada.

"Kita yakin sudah berhenti serangan, tapi kami imbau masyarakat waspada," tuturnya.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang