Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar dialog dengan Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia di Sekretariat Bersama KBPBI Tebet, Jakarta Selatan, Jumat untuk mengawal perjuangan kaum pekerja, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Jenderal Sigit menyerap berbagai aspirasi dan keluh kesah buruh serta berkomitmen memfasilitasi komunikasi dengan para wakil rakyat. "Tentunya saya akan membantu juga untuk menjadi jembatan untuk menyampaikan terkait dengan poin-poin yang kemudian kita harapkan ini bisa diselesaikan oleh rekan-rekan buruh bersama-sama dengan tim yang ada di DPR," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Mantan Bareskrim Polri itu berharap sinergi antara buruh dan pengusaha terus terjalin agar persoalan perburuhan dapat terselesaikan demi mendorong kesejahteraan masyarakat.
"Tentunya di dalam mengawal proses, saya yakin bahwa teman-teman buruh akan sangat fokus baik dengan menggunakan forum diplomasi, forum dialog. Namun tentunya saya akan sangat memahami kalau mereka juga tentunya akan turun untuk mengawal ketat, sehingga apa yang diperjuangkan ini betul-betul bisa berjalan sesuai dengan apa yang menjadi harapan dan menjadi isi hati dari teman-teman serikat pekerja," ucap Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kepolisian mengingatkan agar seluruh penyampaian pendapat tetap mengedepankan keamanan serta keteraturan demi tercapainya target pembangunan nasional.
"Saya selalu ingatkan, tolong laksanakan semuanya secara terukur dan jaga ketertiban, karena kita ingin Indonesia ini tetap terjaga, cita-cita kita bersama terus bisa kita jalankan dan bagaimana kita mendorong Indonesia ini untuk betul-betul bisa mewujudkan visi menuju Indonesia Emas 2045 betul-betul bisa tercapai," ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Pengawalan aksi secara damai dinilai penting agar gerakan serikat pekerja tidak ternodai oleh tindakan anarkis.
"Mari kita kawal bersama-sama sehingga perjuangan teman-teman buruh betul-betul bisa terlaksana dengan baik, lancar, aman, dan tertib tanpa ada satu hal ataupun kerusuhan yang kemudian justru mencederai apa yang menjadi perjuangan teman-teman buruh," imbuh Jenderal Listyo Sigit Prabowo.







