Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membuka Beasiswa Chevening untuk studi S2 di bidang pendidikan bekerja sama dengan Pemerintah Inggris, yang berlaku hingga tahun ajaran 2029-2030, dilansir dari Detikcom.
Beasiswa ini memungkinkan para profesional di bidang pendidikan dasar dan menengah untuk melanjutkan studi pascasarjana di kampus-kampus Inggris. Pendaftaran sudah dibuka sejak 4 Agustus 2026 dan akan ditutup pada 6 Oktober 2026.
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menyatakan bahwa beasiswa ini merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pengetahuan dan pengalaman secara global.
"Melalui kemitraan ini, para profesional Indonesia di bidang pendidikan dasar dan menengah akan memiliki kesempatan lebih luas untuk melanjutkan studi pascasarjana di Inggris. Pengetahuan dan pengalaman yang mereka peroleh nantinya diharapkan dapat memperkuat kapasitas sektor pendidikan nasional," ujar Suharti.
Dia juga mengingatkan bahwa penerima beasiswa wajib kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan studi dan mengabdikan diri selama minimal dua tahun di tanah air.
Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste, Dominic Jermey, menyambut baik kolaborasi ini dan menegaskan pentingnya pendidikan sebagai investasi masa depan negara.
"Pendidikan adalah salah satu investasi paling penting yang dapat dilakukan suatu negara untuk masa depannya. Kami sangat senang meluncurkan kemitraan baru dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia, yang akan membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat Indonesia untuk melanjutkan studi S2 di Inggris sebagai Penerima Beasiswa Chevening," ujar Dominic.







