Kemensos Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir dan Longsor di Padang

5 Agustus 2026, 22:47 WIB

Kementerian Sosial menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di Kota Padang, Sumatera Barat melalui Gudang Regional Barat Kemensos di Palembang.

Bantuan senilai Rp 1.467.115.420 tersebut meliputi permakanan, peralatan evakuasi, sandang, dan perlengkapan keluarga untuk kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat.

Bencana terjadi pada Senin (3/8) akibat hujan intensitas tinggi sejak pukul 08.00 WIB yang memicu banjir dan longsor di wilayah Gunung Sarik dan Nanggalo. Ketinggian air mencapai 2,5 meter sehingga evakuasi dilakukan oleh tim gabungan.

"Tim Kementerian Sosial dilapangan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, melakukan asesmen cepat untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak, serta menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak," ujar Saifullah Yusuf, Menteri Sosial, dalam keterangan tertulis Rabu (5/8/2026).

Bencana berdampak pada sekitar 700 unit rumah dan 1.488 kepala keluarga. Tidak ada laporan korban meninggal atau luka-luka, namun pendataan pengungsi dan dampak masih berlangsung.

Kemensos menyalurkan bantuan permakanan seperti lauk pauk dan makanan siap saji, peralatan evakuasi berupa kasur dan tenda, sandang seperti selimut, perlengkapan ibadah, pakaian anak dan dewasa, serta perlengkapan keluarga seperti family kit dan perlengkapan dapur.

"Selain penyaluran bantuan, Kemensos terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait untuk melakukan asesmen dan pendataan cepat kebutuhan mendesak, serta memastikan bantuan tersalurkan kepada warga yang membutuhkan," tambah Saifullah Yusuf.

Penanganan di lapangan melibatkan Dinsos, BPBD, BASARNAS, TNI, Polri, Tagana, dan relawan lain. Tim gabungan mengutamakan evakuasi kelompok rentan dan memberikan peringatan dini untuk menjauhi tepian sungai dan arus deras.

"Hujan mulai reda dan genangan air berangsur surut, namun banjir masih menggenangi beberapa kawasan terutama Kecamatan Kuranji dan Nanggalo. Proses pembersihan material lumpur, kayu, dan bebatuan masih berlangsung," tutup Menteri Sosial.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang