Kimia Farma Raih Laba Bersih Rp 54 Miliar Semester I 2026

6 Agustus 2026, 09:46 WIB

PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) mencetak laba bersih unaudited sebesar Rp 54,07 miliar pada semester I-2026, berbalik positif dari rugi bersih Rp 135,61 miliar pada periode sama tahun sebelumnya, sebagaimana dilansir dari Detik Finance pada Rabu (5/8/2026).

Pertumbuhan kinerja perseroan ditopang oleh kenaikan penjualan neto sebesar 7,6 persen menjadi Rp 4,70 triliun dibanding semester I-2025 yang mencapai Rp 4,36 triliun. Laba usaha KAEF turut melonjak 111,3 persen menjadi Rp 152,21 miliar dari sebelumnya Rp 72,01 miliar berkat penguatan fundamental bisnis.

Keberhasilan pemulihan kinerja keuangan ini disebut merupakan buah dari transformasi operasional dan perbaikan tata kelola yang dijalankan secara berkelanjutan oleh manajemen perseroan.

"KAEF dengan dukungan dan arahan Danantara terus memperkuat fondasi bisnis melalui pengelolaan portofolio, efisiensi operasional, penguatan produksi, dan perbaikan tata kelola. Kinerja positif pada Semester I-2026 menunjukkan bahwa proses transformasi berjalan ke arah yang lebih sehat dan terukur. Dengan bisnis yang semakin sehat, KAEF memiliki ruang yang lebih kuat untuk mendukung ketersediaan obat, layanan kesehatan, dan program prioritas nasional," ujar Direktur Utama KAEF, Djagad Prakasa Dwialam.

Meskipun mencatatkan perbaikan kinerja, dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah masih membayangi operasional perseroan, terutama memicu kenaikan harga bahan baku serta bahan kemas yang bergantung pada pasokan impor. KAEF mengantisipasi kondisi tersebut dengan memantau rantai pasok dan beban produksi.

Guna menjaga stabilitas margin dan keberlanjutan pasokan, perseroan menerapkan program efisiensi lanjutan, memperketat pengendalian biaya, serta menyesuaikan harga sejumlah produk secara terukur.

Langkah efisiensi yang diterapkan terbukti menekan rasio beban usaha terhadap penjualan dari 34,2 persen pada Semester I-2025 menjadi 33,2 persen pada Semester I-2026.

Proses transformasi bisnis KAEF difokuskan pada enam pilar utama, meliputi ketahanan modal kerja, penguatan kompetensi SDM, digitalisasi proses bisnis, efisiensi operasional, penerapan tata kelola perusahaan yang baik (GCG), serta penguatan sinergi di dalam Kimia Farma Group.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang