Kontingen Indonesia berhasil menambah pundi-pundi medali emas menjadi 52 keping pada hari keenam pelaksanaan SEA Games 2025 di Bangkok, Thailand. Dilansir dari Papanskor, pencapaian ini membuat Indonesia semakin kokoh di peringkat kedua klasemen sementara. Lifter andalan Indonesia, Rizki Juniansyah, menjadi salah satu penyumbang emas setelah memecahkan rekor dunia.
Ia mencatatkan angkatan clean & jerk seberat 205 kg dengan total angkatan mencapai 365 kg. Selain angkat besi, Indonesia meraih tambahan sembilan medali emas dari beberapa cabang olahraga lain. Sektor wushu menjadi penyumbang terbanyak dengan empat emas, diikuti menembak dua emas, serta sepeda dan lempar lembing masing-masing satu emas.
Berdasarkan pembaruan klasemen medali, Indonesia kini memperlebar jarak keunggulan dari Vietnam menjadi 13 medali emas. Pada hari sebelumnya, selisih kedua negara tersebut hanya berjarak sembilan keping emas.
Persaingan ketat juga terjadi pada papan tengah antara Filipina dan Malaysia. Filipina berhasil memangkas ketertinggalan sehingga sekarang hanya berselisih satu medali emas dari Malaysia. Sementara itu, kontingen Brunei Darussalam berhasil meraih medali emas pertama mereka pada edisi ke-33 ini. Di sisi lain, Timor Leste masih berjuang untuk mendapatkan medali emas dan perak pertama mereka.
Voli Putri Pertahankan Perunggu
Keberhasilan juga datang dari lapangan voli, di mana tim bola voli putri Indonesia sukses mempertahankan medali perunggu. Megawati Hangestri Pertiwi dan rekan-rekan menumbangkan Filipina lewat pertandingan sengit.
Tim voli putri Indonesia mengunci kemenangan dengan skor akhir 3-1. Pertandingan berlangsung ketat di setiap set yang berakhir dengan rincian skor 28-26, 13-25, 30-28, dan 26-24.
Hasil ini sekaligus memperpanjang rekor impresif tim voli putri Indonesia yang selalu menyumbang medali dalam 10 edisi SEA Games beruntun sejak 2007. Total raihan mereka terdiri dari satu medali perak dan sembilan medali perunggu.






