Klub sepak bola asal Inggris, Oxford United, harus menghadapi tantangan besar menjelang babak final Piala Presiden 2025. Tim asuhan Gary Rowett ini dipastikan kehilangan sejumlah pemain pilar akibat cedera dan sakit.
Seperti dilansir dari Papanskor, Oxford United dijadwalkan bertanding melawan wakil Thailand, Port FC, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Laga pamungkas tersebut akan berlangsung pada Minggu, 13 Juli 2025, dengan waktu kick-off pukul 19.30 WIB.
Kondisi pincang ini terjadi setelah Oxford United menjalani laga semifinal yang berlangsung keras melawan Arema FC pada Kamis, 10 Juli 2025. Meski menang telak 4-0, kemenangan tersebut harus dibayar mahal dengan cederanya penyerang andalan mereka, Ole Romeny.
Pemain Timnas Indonesia itu terpaksa keluar pada menit ke-17 setelah menerima tekel keras dari penyerang Arema FC asal Brasil, Paulinho. Insiden ini sempat ditinjau melalui VAR, namun wasit tidak mengeluarkan kartu merah.
Media Inggris, Oxford Mail, menyoroti ketegangan dalam pertandingan tersebut yang membuat pelatih Gary Rowett merasa kesal karena strategi pramusim timnya terganggu.
"Sulit dilihat dari posisi saya. Tapi dari reaksi Ole, itu jelas tekel yang menyakitkan," ujar Rowett sebagaimana dilansir dari Oxford Mail pada Jumat, 11 Juli 2025.
Selain Ole Romeny, gelandang muda Josh Johnson juga menjadi korban dalam laga penuh benturan tersebut. Sebelumnya, beberapa pemain Oxford United dilaporkan sudah absen karena mengalami sakit.
"Gary Rowett mengeluhkan dampak fisik usai pertandingan penuh benturan yang harus mereka lalui untuk mencapai final Piala Presiden," begitu menurut pernyataan Oxford Mail.
Rowett secara terbuka menyatakan kekecewaannya terhadap atmosfer pertandingan yang dinilai terlalu berisiko bagi keselamatan para pemain di masa pramusim.
"I m happy to get to the final, tapi sejujurnya, pertandingan ini agak berbahaya karena sejumlah tekel (dalam pertandingan)," ujar Rowett.
Sang manajer kini mengkhawatirkan kesiapan skuadnya untuk menghadapi kompetisi resmi di Inggris mendatang akibat badai cedera ini.
"Kami kehilangan sejumlah pemain. Beberapa karena cedera, yang lainnya karena sakit. Dan sekarang dua lagi cedera. Ole tampak sangat kesakitan, dan begitu juga JJ," terangnya.
Kehilangan para pemain kunci memproyeksikan ujian berat bagi Oxford United saat menghadapi Port FC di partai puncak.
"Pramusim adalah masa persiapan. Kami perlu memastikan semua pemain fit untuk awal musim. Tapi dengan kondisi seperti ini, jelas jadi tantangan besar," tukasnya.






