Muhamad Yoki Afarat Ungkap Kunci Sukses Karier Balap Kiandra Ramadhipa

7 Agustus 2026, 12:46 WIB

Pembalap muda Indonesia Kiandra Ramadhipa terus menunjukkan kehebatannya di ajang balap internasional Eropa berkat komitmen kuat dan kedisiplinan tinggi yang ditanamkan oleh sang ayah, Muhamad Yoki Afarat, dalam sesi wawancara di Jakarta pada Jumat (31/7/2026), dilansir dari Bola.

Perjalanan karier Kiandra hingga mampu menembus kompetisi tingkat dunia dinilai membutuhkan kesungguhan penuh dari kedua pihak, baik orang tua maupun sang anak.

"Semua di aktivitas anak, harus ada komitmen orang tua dan anak. Anak setengah-setengah, atau orang tuanya setengah-setengah? Nggak bakal sampai ada di titik ini," ujar Yoki.

Yoki menegaskan bahwa penerapan tingkat kedisiplinan dan tanggung jawab secara penuh sangat penting ketika anaknya sudah terikat kontrak kerja sama profesional.

"Pressure 100 persen ke anak. Sudah terikat kerja sama, ada tanggung jawab yang harus dipegang," kata Yoki.

Pengaruh sang ayah yang menggemari dunia balap membuat Kiandra sudah akrab dengan atmosfer kompetisi sejak usia dini.

"Ayah suka balap mobil dan motor, suka diajak nonton balapan juga," ujar Kiandra.

Perkenalan awal Kiandra dengan dunia kendaraan roda dua dimulai saat usianya baru menginjak empat tahun menggunakan sepeda motor khusus.

"Mini trail, sepeda motor pertama yang digunakan Ramadhipa di usia empat tahun," ungkap Yoki.

Jarak yang jauh selama berkompetisi di Eropa disiasati keluarga ini dengan memanfaatkan panggilan video rutin sebelum balapan demi melepas rasa rindu.

Selain dukungan keluarga, pembalap senior Indonesia Mario Aji turut menjadi tempat bertukar pikiran bagi Kiandra saat menghadapi kendala di luar negeri.

"Intinya yang pertama diri saya sendiri. Mungkin saya minta maaf kepada tim karena itu kesalahan saya dan kalau orang pertama kali yang saya datengin mungkin Mas Mario Aji," ujar Kiandra.

Dukungan moral terus mengalir dari sang ayah agar karier putranya bisa bersinar seperti para seniornya, termasuk Veda Ega Pratama dan Mario Aji.

"Mudah-mudahan kariernya lancar seperti seniornya dan selalu diberi keselamatan," kata Yoki.

Satu nasihat mendalam yang selalu diulang oleh Yoki kepada Kiandra dalam kondisi apa pun adalah untuk tetap tenang dan bersabar.

"Pesan yang selalu diucapkan ke Ramadhipa, 'sabar'. Kalau lagi down selalu support dengan kata 'sabar'. Itu selalu dipraktikkan sama orang tua saya juga kepada saya," ungkap Yoki.

Rekor prestasi Kiandra terukir sejak belia lewat belasan trofi kejuaraan nasional motocross 50cc dan 65cc periode 2014–2019, dilanjutkan gelar juara nasional kelas Rookie 2022 pada usia 13 tahun, runner-up Asia Road Racing Championship 2024, serta posisi keempat Idemitsu Asia Talent Cup.

Kiprahnya makin gemilang usai menjuarai seri FIM Moto3 Junior World Championship di Sirkuit Estoril Portugal, disusul podium tertinggi di Jerez Spanyol dan Sachsenring Jerman pada rentang 2025 hingga 2026.

Saat ini Kiandra memanfaatkan jeda paruh musim selama tiga pekan dari FIM Moto3 Junior World Championship dan Red Bull MotoGP Rookies Cup untuk pulang ke Sleman, Yogyakarta.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang