Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah signifikan sebesar 0,35 persen ke level Rp17.961 per dolar AS pada perdagangan Kamis, 2 Juli 2026 pagi ini pukul 09.05 WIB. Penurunan mata uang garuda ini terjadi di tengah tren penguatan dolar AS yang menekan mayoritas mata uang di kawasan Asia.
Kondisi pasar valuta asing yang fluktuatif membuat pergerakan harga dolar di bank mengalami penyesuaian secara berkala. Berdasarkan analisis Doo Financial Futures, pelemahan mata uang rupiah sejalan dengan koreksi yang dialami oleh sebagian besar mata uang utama di Asia pada pembukaan pasar hari ini.
Bagi masyarakat yang mencari tempat beli dolar amerika terdekat atau ingin melakukan transaksi valas, sangat penting untuk mengetahui cara cek harga dolar sekarang. Sejumlah perbankan besar seperti PT Bank Central Asia Tbk (BCA), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menerapkan nilai kurs yang bervariasi.
Perbandingan Kurs Dolar BCA Mandiri BRI dan BNI
Pelemahan rupiah ini direspons oleh perbankan nasional dengan menyesuaikan kurs jual dan kurs beli valas mereka. Setiap bank memiliki kebijakan margin yang berbeda tergantung pada metode transaksi yang dipilih oleh nasabah, baik melalui TT Counter, e-Rate, maupun Bank Notes.
Berikut adalah data perbandingan nilai tukar atau kurs dolar hari ini di empat bank terbesar Indonesia berdasarkan pergerakan pasar terbaru pasca-rupiah melemah:
Selain rupiah melemah, pergerakan mata uang asing global juga turut memengaruhi keputusan transaksi para pelaku usaha di tanah air. Berikut adalah data performa pergerakan mata uang Asia terhadap dolar AS pada pembukaan pasar pekan ini:
- Won Korea memimpin pelemahan terbesar di Asia dengan penurunan mencapai 0,62 persen.
- Peso Filipina terdepresiasi sebesar 0,42 persen terhadap dolar AS.
- Baht Thailand turun sebesar 0,31 persen pada perdagangan pagi.
- Dolar Singapura dan Rupee India masing-masing melemah sebesar 0,14 persen dan 0,13 persen.
- Ringgit Malaysia terdepresiasi sebesar 0,10 persen, disusul Yen Jepang yang melemah 0,09 persen.
- Yuan China mengalami penurunan tipis sebesar 0,08 persen, sementara Dolar Hong Kong turun 0,01 persen.
- Dolar Taiwan menjadi satu-satunya mata uang Asia yang menguat terhadap dolar AS dengan kenaikan sebesar 0,05 persen.
Dampak Sentimen Pasar Terhadap Nilai Tukar
Analisis pasar menunjukkan bahwa tekanan eksternal masih menjadi faktor utama kenapa nilai rupiah turun hari ini. Indeks dolar AS yang cenderung bertahan di posisi kuat membuat mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia, harus rela berada di zona merah sejak pembukaan perdagangan resmi.
Data dari sumber pasar lain juga mengonfirmasi adanya volatilitas tinggi ini, di mana beberapa platform mencatat rupiah sempat menyentuh level Rp17.956 per dolar AS pada menit-menit awal perdagangan. Angka ini menegaskan adanya tekanan jual yang cukup masif di pasar spot dalam negeri.
Harga komoditas dan nilai tukar valuta asing dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja atau bertransaksi dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari perbankan atau pemerintah sebelum melakukan penukaran valas.
Para nasabah dan pelaku bisnis diimbau untuk selalu memeriksa pergerakan nilai tukar secara berkala langsung melalui aplikasi mobile banking atau situs resmi masing-masing bank guna mendapatkan harga paling aktual saat bertransaksi. Fluktuasi kurs dolar bca mandiri bri bni ini diperkirakan masih akan bergerak dinamis hingga penutupan perdagangan pasar sore nanti.






