Rupiah Menguat ke Rp17.953 per Dolar AS, Cek Kurs di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI

4 Juli 2026, 09:05 WIB

Nilai tukar rupiah menguat 0,23 persen atau naik 42 poin ke level Rp17.953 per dolar AS pada pembukaan perdagangan hari Jumat, 3 Juli 2026. Penguatan mata uang garuda ini terjadi di tengah pelemahan indeks dolar AS secara global.

Berdasarkan data perdagangan komoditas dan valuta asing, pergerakan rupiah pagi ini berbalik arah dari tren hari sebelumnya. Fluktuasi ini langsung direspons oleh sejumlah perbankan besar di Indonesia yang menyesuaikan harga jual dan beli valas.

Pelemahan indeks dolar AS atau DXY tercatat turun tipis 0,02 persen ke posisi 100,83 pada pembukaan pasar hari ini. Sentimen tersebut memberikan ruang bagi mata uang regional, khususnya rupiah, untuk bergerak di zona hijau sejak awal sesi perdagangan.

Pada penutupan perdagangan hari Kamis, 2 Juli 2026, nilai tukar rupiah sebenarnya sempat mengalami tekanan. Mata uang domestik ditutup melemah sebesar 43 poin dan tertahan di posisi Rp17.995 per dolar AS sebelum akhirnya menguat pada pagi hari ini.

Dilansir dari laporan Bisniscom dan Investor.id, dinamika pasar uang global terus memengaruhi pergerakan kurs di tingkat perbankan dalam negeri. Empat bank besar di Indonesia, yakni BCA, Bank Mandiri, BRI, dan BNI ikut memperbarui daftar kurs dolar AS secara berkala.

Harga komoditas dan nilai tukar valuta asing dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Selalu pantau informasi harga resmi dari otoritas moneter atau perbankan terkait sebelum melakukan transaksi valas.

Daftar Kurs Dolar AS di Empat Bank Besar

Bagi masyarakat atau pelaku usaha yang ingin melakukan penukaran mata uang asing, berikut adalah referensi perkembangan rupiah terhadap dolar untuk posisi kurs hari ini di beberapa bank utama nasional.

Perbankan umumnya menerapkan perbedaan angka untuk kurs TT Counter, Bank Notes, maupun e-Rate. Perbedaan ini bergantung pada metode transaksi yang dipilih oleh nasabah, baik melalui kantor cabang maupun layanan digital banking.

Tabel Perbandingan Kurs Dolar AS di BCA, Bank Mandiri, BRI, dan BNI
Nama Perbankan Harga Beli (Rp) Harga Jual (Rp)
Bank Central Asia (BCA)
Bank Mandiri
Bank Rakyat Indonesia (BRI)
Bank Negara Indonesia (BNI)

Secara umum, volatilitas yang terjadi di pasar spot internasional akan langsung dicerminkan pada pergerakan kurs e-rate masing-masing perbankan. Nasabah disarankan untuk memeriksa aplikasi perbankan digital guna mendapatkan angka aktual secara real-time.

Faktor yang Memengaruhi Nilai Tukar

BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI Siap Paparkan Kinerja Keuangan Semester I/2022 | Bisniscom

Penguatan rupiah pada hari Jumat ini tidak lepas dari kondisi eksternal yang melonggarkan tekanan terhadap mata uang negara berkembang. Penurunan indeks DXY menjadi indikator utama bahwa permintaan terhadap safe haven dolar AS sedikit mereda.

Meskipun demikian, para pelaku pasar tetap mencermati pergerakan data ekonomi global yang dirilis sepanjang pekan ini. Fluktuasi harian ini menjadi acuan penting bagi eksportir maupun importir dalam mengeksekusi kontrak dagang mereka.

Perkembangan kondisi pasar uang domestik diproyeksikan masih akan bergerak dinamis hingga penutupan sesi perdagangan akhir pekan ini. Otoritas moneter seperti Bank Indonesia terus memantau stabilitas nilai tukar guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang