Peluang Manchester United bersaing dalam perburuan gelar Premier League musim 2026/2027 disambut optimistis oleh sang bek muda, Leny Yoro, seperti dilansir dari Bola. Pemain asal Prancis itu menegaskan target juara merupakan sesuatu yang wajib dimiliki oleh klub sebesar MU.
Peningkatan signifikan berhasil dicatatkan Manchester United pada musim lalu dengan mengakhiri kompetisi di peringkat ketiga Premier League. Catatan tersebut membaik secara drastis setelah mereka sempat finis di posisi ke-15 pada musim sebelumnya, yang menjadi pencapaian terburuk klub dalam 51 tahun terakhir.
Kebangkitan Setan Merah tidak lepas dari kehadiran Michael Carrick yang ditunjuk sebagai manajer interim sejak Januari 2026. Performa tim melesat di bawah arahannya dengan mengemas 12 kemenangan dari 17 laga dan cuma menderita dua kekalahan, hingga kembali memunculkan optimisme di kalangan suporter.
Peta persaingan di papan atas kompetisi juga mengalami perubahan dinamis. Chelsea, Manchester City, serta Liverpool sama-sama memasuki era pelatih baru, sedangkan Tottenham Hotspur menunjuk Roberto De Zerbi pada akhir Maret. Sementara itu, Arsenal tetap berstatus sebagai juara bertahan sekaligus tim yang ingin dikalahkan.
Stabilitas yang mulai terbangun di bawah kepemimpinan Carrick dinilai menjadi modal berharga bagi Setan Merah untuk menjadi penantang serius perburuan trofi.
Pandangan senada juga disampaikan oleh Yoro terkait pernyataan rekan setimnya, Bryan Mbeumo, yang sebelumnya memprediksi Manchester United akan menjalani musim yang besar.
"Ya, tentu saja. Kami adalah Manchester United, jadi kami harus berpikir seperti itu. Saya tahu kami memiliki potensi untuk melakukannya, jadi kami harus mewujudkannya," kata Yoro.
Pemain berusia 20 tahun itu turut mengungkapkan keharmonisan internal tim yang berjalan sangat positif.
"Suasana tim sangat bagus. Kami bekerja sangat keras, dan di luar lapangan hubungan antarpemain juga sangat baik."
"Target kami musim ini adalah memenangkan setiap pertandingan. Kami ingin menjadi tim terbaik, saya juga ingin terus tampil bagus di setiap laga, meraih trofi, dan berada di level tertinggi," tutur Yoro.
Menatap Posisi Ideal Bek Tengah
Dalam laga uji coba pramusim di Stockholm, Manchester United baru saja mengamankan kemenangan 2-1 atas Atletico Madrid. Pada duel tersebut, Yoro kembali dipercaya mengisi posisi bek kanan lantaran Noussair Mazraoui dan Diogo Dalot masih menjalani masa libur usai Piala Dunia.
Didatangkan dari Lille pada Juli 2024 dengan nilai transfer mencapai 58,7 juta poundsterling, perjalanan Yoro di Old Trafford sempat terkendala. Dua musim pertamanya diwarnai cedera serta persaingan ketat sehingga ia hanya mengantongi masing-masing 33 penampilan.
Kondisi sektor pertahanan MU juga mengalami perubahan jelang bergulirnya musim baru. Matthijs de Ligt dipastikan absen pada awal musim akibat operasi punggung, sementara Lisandro Martinez menderita cedera paha saat final Piala Dunia, meski diperkirakan tidak akan melewatkan laga MU.
Selama rangkaian pramusim, Carrick lebih sering memplot duet Ayden Heaven dan Harry Maguire di jantung pertahanan, sedangkan Yoro dipasang di pos bek kanan.
Kendati demikian, Yoro menegaskan peran utamanya tetap berada di posisi bek tengah.
"Saya berharap tidak mengalami cedera pada pramusim ini. Itu akan membantu saya berkembang dan siap menyambut awal musim."
"Saya menjalani musim yang bagus, tetapi saya tahu saya bisa tampil jauh lebih baik. Saya tahu kemampuan saya dan berharap musim ini menjadi musim yang sangat luar biasa," ujar Yoro.






