Lewis Hamilton Kritik Strategi Pit Stop Ferrari di GP Hungaria

7 Agustus 2026, 09:02 WIB

Lewis Hamilton mengkritik keputusan Ferrari yang memanggilnya masuk pit saat periode virtual safety car (VSC) di Formula 1 GP Hungaria, Minggu (26/7/2026). Strategi tersebut membuatnya kehilangan posisi dan gagal finis di podium, menurut laporan dari Bola.

Hamilton memulai balapan dari posisi kelima setelah mendapat penalti turun tiga grid di kualifikasi. Ia kemudian naik ke posisi kedua setelah pit stop kedua dan berpeluang mendapatkan hasil positif.

Namun, saat VSC diberlakukan karena masalah girboks pada Oscar Piastri, Ferrari memutuskan memanggil Hamilton masuk pit untuk mengganti ban ke kompon lunak. Keputusan itu membuatnya turun posisi setelah kembali ke lintasan.

Hamilton awalnya finis di posisi keempat, tetapi penalti lima detik karena kecepatan berlebih di pit lane menurunkannya ke peringkat kelima di klasemen akhir.

Hamilton menyesali keputusan tersebut dan merasa seharusnya tetap berada di lintasan saat VSC berlangsung. Ia yakin bertahan di posisi kedua akan meningkatkan peluang podium, meski menyadari Max Verstappen mungkin tetap bisa menyalip dengan ban lebih segar.

"Saya tidak akan pernah masuk pit jika itu berarti harus kehilangan posisi di lintasan," ujar Hamilton.

Ia juga menyatakan keputusan tersebut membuatnya kehilangan banyak poin dan ingin mengetahui alasan Ferrari memanggilnya masuk pit saat berada di posisi kedua.

"Saat itu saya berada di posisi kedua. Saya seharusnya tetap bertahan di lintasan. Saya perlu melihat lagi mengapa tim memanggil saya masuk pit," tambah Hamilton.

Penalti lima detik yang diterima Hamilton merupakan hukuman keempat dalam tiga balapan terakhir. Sebelumnya ia mendapat penalti turun grid di Hungaria karena menghalangi pembalap lain saat kualifikasi, serta dua penalti lima detik di Silverstone dan Spa.

Hamilton mengakui penampilannya dalam beberapa balapan terakhir belum memuaskan.

"Pada akhirnya, saya rasa tiga balapan terakhir berjalan cukup buruk dari sisi saya," kata Hamilton.

Meski demikian, pembalap berusia 41 tahun itu menilai beberapa keputusan steward belum konsisten. Ia menyinggung aturan prosedur start yang perlu ditinjau ulang dan merasa penalti usai insiden dengan George Russell di GP Belgia tidak seharusnya dijatuhkan.

Hamilton juga mengakui kesalahan saat sesi kualifikasi GP Hungaria karena tidak memperhatikan kondisi sekitar mobil sehingga menghalangi pembalap lain.

"Saya bertanggung jawab karena berada di posisi itu. Saya seharusnya melihat kaca spion," ujar Hamilton.

Ferrari datang ke GP Hungaria sebagai favorit, namun gagal mengantarkan kedua pembalapnya naik podium.

Meski mengkritik keputusan pit stop saat VSC, Hamilton menilai Ferrari menjalankan balapan dengan cukup baik secara keseluruhan. Ia juga melihat penalti grid yang diterimanya menjadi faktor berat dalam peluang finis posisi dua atau tiga besar.

"Mereka mengeksekusi strategi dengan cukup baik hari ini," kata Hamilton.

Hamilton yakin memiliki kecepatan bertarung di barisan depan dan tanpa penalti di kualifikasi hasil balapan bisa lebih baik.

"Kalau saja kami tidak mendapat penalti kemarin, saya rasa posisi kami di akhir balapan akan jauh lebih baik. Tetapi memang hasilnya tidak seperti yang kami harapkan," pungkasnya.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang