Manajer baru Chelsea, Liam Rosenior, harus menerima hasil negatif pertama dalam kariernya bersama klub London Barat tersebut. Langkah awal sang pelatih kini diwarnai hasil minor setelah melewati dua pertandingan pertamanya. Seperti dilansir dari Papanskor, hasil buruk ini didapat sewaktu Chelsea menjamu Arsenal di Stamford Bridge pada Kamis (15/1) dini hari WIB.
Pertandingan leg 1 semifinal Piala Liga Carabao Cup tersebut berakhir dengan skor 2-3 untuk kemenangan tim tamu. Hasil ini menjadi kekalahan pertama bagi Liam Rosenior yang datang menggantikan Enzo Maresca. Sebelumnya, ia menjalani debut manis di putaran ketiga Piala FA dengan membawa Chelsea menang 5-1 atas Charlton Athletic.
Kemenangan besar di laga perdana itu mengantarkan The Blues ke babak 32 besar Piala FA. Catatan itu sekaligus menjadikan Rosenior sebagai manajer pertama yang menandai debutnya dengan kemenangan sejak Antonio Conte pada 2016.
Namun, tren positif itu langsung terhenti di pertandingan kedua. Kekalahan dari The Gunners di kandang sendiri membuat peluang Chelsea untuk melaju ke partai final kini menjadi lebih berat. Skuad asuhan Rosenior harus berjuang ekstra pada leg kedua semifinal Carabao Cup yang bakal digelar di Emirates Stadium. Jika gagal membalikkan keadaan, Alejandro Garnacho dan rekan-rekan akan kehilangan satu momentum perebutan trofi musim ini.
Ujian berikutnya bagi Liam Rosenior sudah menanti di kompetisi domestik. Chelsea dijadwalkan melakoni laga kandang selanjutnya menghadapi Brentford dalam lanjutan pekan ke-22 Premier League. Pertandingan ini akan menjadi momen debut bagi Rosenior sebagai manajer di kasta tertinggi Liga Inggris. Ia sebelumnya memiliki rekam jejak sebagai pemain selama delapan musim di kompetisi tersebut.
Saat ini Chelsea berada di peringkat kedelapan klasemen sementara Liga Inggris dengan mengoleksi 31 poin. Mereka terpaut dua angka dari Brentford yang menduduki posisi kelima. Tambahan tiga poin dari laga kontra Brentford sangat krusial bagi Rosenior demi membawa Chelsea kembali ke persaingan tiket Eropa. Berdasarkan tiga pertemuan sebelumnya, Chelsea mencatat satu kemenangan di Stamford Bridge dan dua kali imbang.
Sorotan Beralih ke Michael Carrick di Manchester United
Situasi pelatih baru di Liga Inggris tidak hanya mengarah pada Rosenior. Sorotan publik sepak bola kini juga tertuju kepada Michael Carrick yang baru ditunjuk sebagai pelatih interim Manchester United.
Carrick resmi diangkat pada Selasa (13/1) untuk menggantikan posisi Ruben Amorim hingga akhir musim 2025/26. Mantan gelandang tersebut diikat kontrak dengan durasi sekitar lima bulan. Ia sebelumnya pernah bertugas sebagai caretaker saat Ole Gunnar Solskjaer dipecat pada 2021.
Kala itu, Carrick memimpin Setan Merah dalam tiga pertandingan dengan torehan dua kemenangan dan satu hasil imbang. Kini tanggung jawab Carrick jauh lebih besar. Ujian pertamanya langsung berupa laga bertajuk Derby Manchester melawan Manchester City di Old Trafford pada Sabtu (17/1) malam pukul 19.30 WIB.
Laga pekan ke-22 Premier League ini menjadi tantangan berat bagi Carrick untuk membangkitkan performa Bruno Fernandes dan kolega. Manchester United saat ini tertahan di peringkat ketujuh dengan 32 poin dari 21 laga.
Masalah utama yang harus segera dibenahi Carrick berada di sektor pertahanan. Manchester United telah kebobolan 32 gol, yang merupakan jumlah kemasukan tertinggi di antara tim-tim penghuni posisi 10 besar klasemen sementara.






