PT LIB Lakukan Lima Perubahan Besar Jelang Musim 2025/2026

17 Juni 2026, 21:16 WIB

PT Liga Indonesia Baru (LIB) menetapkan lima perubahan besar terkait regulasi dan identitas kompetisi sepak bola nasional. Keputusan tersebut diambil melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 2025 yang digelar di Jakarta pada Senin, 7 Juli 2025, seperti dilansir dari Papanskor. Perubahan pertama menyasar sektor identitas korporasi, di mana merek penanggung jawab kompetisi bertransformasi dari LIB menjadi I-League, meski secara hukum entitasnya tetap sama.

Identitas kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia juga mengalami penyegaran nama menjadi BRI Super League mulai musim 2025/2026.

BRI dipastikan tetap berkomitmen sebagai penyokong utama hak penamaan untuk kompetisi kasta teratas tersebut. Langkah serupa diterapkan pada kompetisi kasta kedua yang berganti nama menjadi Pegadaian Championship dengan mempertahankan sponsor utama yang sama.

Regulasi Pemain Asing dan Jajaran Manajemen

PT LIB membuat kebijakan baru terkait kuota pemain asing dengan menaikkan batas maksimal dari 8 menjadi 11 pemain untuk setiap klub. Kendati demikian, setiap klub hanya diperbolehkan mendaftarkan maksimal 8 pemain asing dalam susunan daftar susunan pemain di setiap pertandingan.

Seluruh 8 pemain asing tersebut diperkenankan tampil bersamaan sejak awal laga sebagai starter tanpa adanya batasan kuota asal negara. Jika klub memilih menurunkan 8 pemain asing sebagai starter, maka mereka tidak dapat mengganti pemain tersebut dengan legiun asing lainnya dari bangku cadangan. Perubahan kelima terjadi di jajaran manajemen, yakni Glenn Timothy Sugita resmi masuk menggantikan Teddy Tjahjono pada posisi wakil komisaris.

Posisi tersebut diserahkan kepada Glenn Timothy Sugita sebagai perwakilan dari Persib Bandung selaku juara bertahan kompetisi musim 2024/2025.

Jadwal Pertandingan Pembuka

RUPS 2025 menetapkan laga antara Persebaya Surabaya melawan PSIM Yogyakarta sebagai partai pembuka BRI Super League 2025/2026. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Jumat, 8 Agustus 2025. Pemilihan kedua tim didasarkan pada tidak adanya regulasi tertulis yang mengharuskan laga perdana mempertemukan juara bertahan antarkasta.

"Laga awal BRI Super League ini bukan mundur. Sebab, kami tidak pernah bilang tanggal sebelumnya. Persebaya akan melawan PSIM.

Kenapa? Karena, kita tidak punya keharusan atau tradisi menghadirkan juara Liga 1 dan Liga 2. Kita bisa memilih siapa saja," ujar Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus, dikutip dari laman resmi LIB.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang