Lintasarta menegaskan komitmen untuk mempercepat transformasi digital Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia melalui peluncuran fondasi digital berdaulat pada BPD Summit 2026 di Semarang, Kamis (6/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detik iNET.
Ajang yang berlangsung pada 5 hingga 7 Agustus 2026 tersebut menjadi wadah kolaborasi pimpinan BPD dan regulator dalam merumuskan penerapan kedaulatan digital, penguatan ketahanan siber, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI). Langkah ini dinilai krusial untuk menopang peran BPD sebagai penggerak ekonomi daerah di tengah beragamnya kesiapan talenta dan tingkat kematangan digital setempat.
Untuk menjawab tantangan kapabilitas digital serta keamanan siber BPD agar setara dengan bank nasional secara efisien, Lintasarta menghadirkan ekosistem terpadu Lintasarta Intelligent Core yang mengintegrasikan kemampuan konektivitas, komputasi awan, keamanan siber, dan kolaborasi AI (4C).
"Fondasi ini dibangun di atas tiga prinsip utama, yaitu Sovereign melalui sovereign infrastructure dan sovereign AI, Integrated melalui solusi end-to-end yang menyatukan empat kapabilitas utama (4C), serta Seamless Experience yang menghadirkan pengalaman digital yang terintegrasi, andal, dan efisien," jelas Armand Hermawan, President Director & CEO Lintasarta.
Selain infrastruktur terpadu, Lintasarta menyoroti belum meratanya tingkat kematangan Security Operations Center (SOC) di BPD. Sebagai solusi, pendekatan keamanan siber proaktif berbasis AI ditawarkan untuk menangkis ancaman siber yang kian kompleks.
Percepatan akselerasi tersebut juga didukung melalui tiga pilar kolaborasi utama, yaitu pembentukan forum lintas BPD untuk berbagi praktik terbaik teknologi informasi, dorongan pemanfaatan AI pada skenario prioritas daerah, serta penguatan SDM lokal hasil sinergi BPD dengan perguruan tinggi setempat.
Seluruh inisiatif terintegrasi ini dirancang agar berkesesuaian dengan Roadmap Penguatan BPD 2024-2027 Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebagai entitas Beyond AI Factory dari Indosat Ooredoo Hutchison Group, langkah kolaboratif ini ditujukan guna meningkatkan daya saing BPD dalam menyediakan layanan keuangan digital modern tanpa mengorbankan kedaulatan data nasabah.







