Luciano Leandro Soroti Ancaman Lini Serang Vietnam

6 Agustus 2026, 07:16 WIB

Tim nasional Indonesia dijadwalkan menghadapi Vietnam pada laga ketiga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (3/8/2026) pukul 20.30 WIB, sebagaimana dilansir dari Bola. Pertandingan ini menjadi krusial dalam perebutan posisi klasemen.

Saat ini skuad Garuda berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup A dengan perolehan enam poin. Posisi tersebut membuat Indonesia tertinggal satu angka dari Singapura di puncak klasemen, serta unggul dua poin atas Vietnam yang menempati urutan ketiga.

Pengamat sepak bola nasional, Luciano Leandro, menilai lini depan Vietnam memiliki potensi ancaman yang sangat besar. Sektor penyerangan lawan dinilai semakin berbahaya dengan hadirnya trio pemain naturalisasi asal Brasil, yakni Rafaelson, Hendrio, dan Geovane Magno.

"Vietnam memiliki beberapa pemain yang harus benar-benar diwaspadai, terutama para pemain naturalisasi asal Brasil yang memberikan dimensi berbeda di lini serang," ujar Luciano kepada Bola.com.

Hingga saat ini Rafaelson telah mengemas satu gol, sedangkan Hendrio mencatatkan dua gol. Selain kontribusi kedua pemain tersebut, pergerakan Geovane Magno dan kelincahan para pemain sayap Vietnam juga dinilai perlu diantisipasi secara khusus oleh lini pertahanan Indonesia.

"Mereka memiliki fisik yang kuat, kemampuan menahan bola, serta penyelesaian akhir yang berbahaya. Selain itu, pemain sayap Vietnam juga cepat dan sering menciptakan situasi satu lawan satu," kata Luciano.

Di sisi lain, penyerang sayap berusia 21 tahun milik Vietnam, Nguyen Dinh Bac, juga patut mendapat perhatian ekstra. Pemain tersebut saat ini memegang status sebagai pencetak gol terbanyak sementara bagi timnya di Piala AFF 2026 dengan koleksi tiga gol.

Guna meredam agresivitas pertahanan lawan, disiplin di sektor belakang menjadi kunci utama bagi anak asuh Timnas Indonesia. Mantan pemain PSM Makassar tersebut menegaskan pentingnya kerapatan jarak antarlini dan komunikasi antarbek agar tidak kehilangan fokus.

"Lini belakang Indonesia harus bermain sangat disiplin. Jarak antarlini harus tetap rapat, komunikasi antarbek harus berjalan dengan baik dan para bek tidak boleh terlalu mudah keluar dari posisinya," tutur Luciano.

Ancaman Vietnam dinilai makin terbuka apabila mereka berhasil memanfaatkan celah kosong di area pertahanan lawan. Oleh karena itu, tingkat konsentrasi pemain sepanjang laga akan sangat menentukan hasil akhir.

"Timnas Vietnam sangat berbahaya ketika mendapatkan ruang di belakang pertahanan, sehingga konsentrasi selama pertandingan akan menjadi kunci," ucap Luciano.

Kedisiplinan yang dijaga secara konsisten sejak menit awal dinilai akan menjaga kans kemenangan Indonesia tetap terbuka lebar di laga kandang ini.

"Jika Indonesia mampu menjaga konsentrasi selama 90 menit, bermain dengan disiplin dan mempertahankan intensitas sejak awal hingga akhir pertandingan, saya yakin peluang untuk meraih kemenangan sangat terbuka," pungkasnya.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang