Marcus Rashford menghadapi dua opsi terkait masa depannya pada bursa transfer musim panas ini, yaitu bergabung dengan klub elite Eropa atau tetap bertahan di Manchester United, dilansir dari Bola.
Pemain berusia 28 tahun ini musim lalu menjalani masa peminjaman di Barcelona, namun klub asal Spanyol itu tidak mengaktifkan opsi pembelian permanen sehingga Rashford diperkirakan kembali ke Old Trafford. Klausul pelepasan dalam kontraknya dengan MU juga telah berakhir.
Menurut jurnalis transfer Fabrizio Romano, Rashford menetapkan standar tinggi dalam memilih klub berikutnya dan hanya mempertimbangkan dua kemungkinan tersebut.
Di Inggris, peluang Rashford bergabung dengan Manchester City atau Liverpool tertutup karena MU mengecualikan kedua klub tersebut dari klausul pelepasan. Arsenal masih berpeluang, sementara Chelsea diperkirakan tidak menjadi tujuan karena tidak tampil di Liga Champions.
Barcelona juga tidak diperkirakan akan mendatangkan Rashford lagi setelah mendatangkan pemain baru, sementara Real Madrid sudah memiliki proyeksi skuad dengan kedatangan pemain lain.
Bayern Munchen dan Paris Saint-Germain menjadi dua klub yang masih dianggap berpotensi menjadi tujuan Rashford, meskipun belum ada tanda-tanda penawaran resmi. Inter Milan dan Atletico Madrid juga disebut bisa menjadi opsi, tetapi belum menjajaki transfer.
Menjelang akhir musim lalu, Manchester United mulai bersiap menyambut kemungkinan kembalinya Rashford ke tim setelah sempat tersisih dari skuad utama saat Ruben Amorim menjadi pelatih. Kini, Michael Carrick yang mengisi posisi pelatih dan terbuka bekerja sama dengan Rashford.
Carrick diperkirakan akan menyambut kepulangan Rashford pada sesi pramusim setelah istirahat pasca Piala Dunia 2026.
Satu hal yang menjadi perhatian adalah besarnya gaji Rashford yang mencapai sekitar 325 ribu paun per pekan. MU harus membayar gaji tersebut meski Rashford tidak tampil dalam pertandingan resmi.
Musim lalu Rashford mencatatkan 14 gol dan 14 assist untuk Barcelona di semua kompetisi, sehingga secara finansial mengembalikan Rashford ke dalam skuad dianggap masuk akal dan Rashford masih dinilai berkontribusi bagi Setan Merah.






