Marcus Rashford memiliki peluang bergabung dengan Tottenham Hotspur setelah masa peminjaman di Barcelona berakhir, di tengah ketidakjelasan masa depannya pada bursa transfer musim panas ini, dilansir dari Bola.
Pada musim lalu, Rashford dipinjamkan ke Barcelona dan sebelumnya juga dipinjamkan ke Aston Villa. Ia dijadwalkan kembali ke Manchester United untuk mengikuti latihan pramusim dalam beberapa hari ke depan.
Manchester United dikabarkan ingin melepas Rashford sebelum penutupan bursa transfer demi mengurangi beban gaji yang mencapai lebih dari 325 ribu paun per pekan. Rashford sendiri disebut ingin meninggalkan Old Trafford karena hubungan yang memburuk dengan jajaran petinggi klub dan mantan pelatih Ruben Amorim.
Rashford selama ini sering dikaitkan dengan Arsenal yang tengah mencari pengganti di sektor sayap kiri setelah kepergian Leandro Trossard. Namun, belum ada langkah konkret dari Arsenal untuk merekrut pemain berusia 28 tahun itu.
"Mikel Arteta selama ini berhasil membangun Arsenal dengan menyingkirkan pemain yang berpotensi menimbulkan masalah di ruang ganti," ujar Alex Crook, Chief Football Correspondent Talksport. "Saya tidak yakin Rashford termasuk tipe pemain yang diinginkan Arteta."
Crook justru menilai Tottenham Hotspur memiliki peluang lebih besar menjadi tujuan Rashford berikutnya, terutama karena pelatih Roberto De Zerbi mungkin tertarik menghidupkan kembali performa Rashford.
"Manchester United kemungkinan bersedia menerima tawaran sekitar 30 juta paun untuk Rashford," kata Crook. "Namun, gaji Rashford yang tinggi bisa menjadi kendala karena dia tidak terlalu bersedia menerima pemotongan gaji."
Rory Jennings, pundit Talksport, menilai Rashford masih berharap mendapat kesempatan baru di bawah pelatih permanen Manchester United, Michael Carrick. Rashford adalah lulusan akademi MU dan telah mencetak 138 gol dalam 426 penampilan.
Namun, Rashford belum tampil untuk MU sejak Desember 2024 dan pernah dipinjamkan ke Aston Villa pada Januari 2025. Ia juga sempat menjadi sorotan karena masalah di luar lapangan.
"Carrick melakukan pekerjaan baik di MU dan Rashford tentu berharap bisa kembali ke skuad serta menghidupkan kariernya di Old Trafford," ujar Jennings. "Meski begitu, harapan itu terasa sulit terwujud."
Jennings menilai secara kemampuan di lapangan Rashford masih pemain berkualitas yang diminati klub papan atas Premier League. Namun, persoalan reputasi dan tuntutan gaji menjadi hambatan utama klub merekrutnya.
"Tanpa faktor-faktor tersebut, hampir semua klub besar Premier League akan tertarik mendapatkan Rashford," tambah Jennings.






