Media Vietnam Saliti Kinerja Timnas Jelang Lawan Indonesia

5 Agustus 2026, 22:16 WIB

Persiapan Timnas Vietnam menjelang laga penentuan Grup A Piala AFF 2026 melawan Indonesia di Stadion Pakansari, Bogor, mendapat sorotan tajam dari media lokal mereka, Soha, menyusul hasil imbang tanpa gol saat menghadapi Singapura.

Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (3/8/2026) malam WIB tersebut menjadi krusial karena pemenangnya akan membuka peluang besar melaju ke semifinal, sebagaimana dilansir dari Bola.

Vietnam yang tiba di Bogor pada Sabtu (1/8/2026) datang dengan bayang-bayang penampilan buruk usai ditahan imbang Singapura 0-0 pada Jumat (31/7/2026), setelah sebelumnya menang 7-0 atas Timor Leste. Sementara itu, Timnas Indonesia mengantongi modal positif usai memetik dua kemenangan beruntun atas Kamboja 5-1 dan Timor Leste 3-0.

Soha menyoroti bahwa tumpulnya lini serang Vietnam saat ditahan imbang Singapura bukan sekadar masalah penyelesaian akhir, melainkan penurunan performa dari sebagian besar pemain.

"Melihat hasil imbang Vietnam yang terasa seperti kekalahan, banyak pihak mungkin akan menyalahkan para penyerang atas skor kacamata tersebut. Namun, jika diamati lebih cermat, masalahnya bukan terletak pada penyelesaian akhir," tulis Soha, Minggu (2/8/2026).

Ulasan tersebut menilai para pemain kunci seperti Hoang Duc dan Quang Hai tampil di bawah standar, sementara barisan pertahanan juga dinilai kurang berkonsentrasi hingga berisiko kebobolan.

"Lini pertahanan pun tampil kurang maksimal, sempat menunjukkan kurangnya konsentrasi. Seandainya para penyerang Singapura lebih tajam dalam penyelesaian akhir, Vietnam sangat mungkin kebobolan," lanjut Soha.

Kondisi ini dinilai membedakan Vietnam dengan tim kuat lain seperti Thailand yang tetap mampu meraih kemenangan meski mengalami kesulitan di lapangan.

"Hal yang paling mengkhawatirkan bagi tim Vietnam adalah fakta bahwa sebagian besar pemain tampil di bawah standar. Di sinilah letak perbedaan antara tim yang hanya bisa bermain gemilang dalam satu pertandingan dan tim yang tahu cara memenangkan laga-laga sulit. Lihat Thailand, yang menghadapi banyak kesulitan saat melawan Malaysia, tapi ketangguhan mereka tetap terbukti ampuh dan membawa mereka meraih kemenangan 2-0," tegas dalam pemberitaan itu.

Menghadapi Timnas Indonesia, Soha memperingatkan bahwa skuad Garuda memiliki kecepatan, stamina, dan transisi serangan balik yang jauh lebih berbahaya ketimbang Singapura.

"Oleh karena itu, jika tim Vietnam terus menghabiskan waktu lama untuk membangun serangan dan bermain di bawah standar seperti pada pertandingan sebelumnya, Indonesia akan memiliki peluang yang lebih besar dari sebelumnya."

Pelatih Kim Sang-sik disebut harus segera mengevaluasi penyebab goyahnya performa para pemain agar tidak mendapatkan hasil buruk di Bogor.

"Pelatih Kim Sang-sik tentu memahami hal tersebut. Pelatih asal Korea Selatan itu mungkin tidak terlalu kecewa dengan hasil imbang melawan Singapura, namun ia harus memikirkan secara mendalam mengapa para pemainnya sempat goyah," lanjut dalam pemberitaan Soha.

Konsistensi tim menjadi sorotan utama mengingat status Vietnam sebagai juara bertahan yang tidak bisa hanya mengandalkan individu tertentu untuk mempertahankan gelar.

Lini belakang Vietnam dituntut tampil minim kesalahan guna meredam agresivitas Rizky Ridho dan kawan-kawan yang tampil konsisten serta mendapat dukungan penuh sebagai tuan rumah.

"Jika mereka terus melakukan kesalahan, tim asuhan Kim Sang-sik bisa menanggung akibatnya; posisi mereka di semifinal terancam, yang pada akhirnya menentukan keberhasilan atau kegagalan mereka di keseluruhan turnamen."

Soha menegaskan bahwa nasib Vietnam untuk melangkah ke babak berikutnya masih berada di tangan mereka sendiri jika mampu memenangi laga tersisa melawan Indonesia dan Kamboja.

"Vietnam masih memegang kendali atas nasib mereka sendiri, dan pertandingan melawan Indonesia ini sangatlah krusial. Pelatih Kim Sang-sik masih memiliki waktu untuk memperbaiki kesalahan para pemainnya."

Kegagalan memetik hasil maksimal pada laga menentukan ini diyakini akan membuat langkah sang juara bertahan terhenti lebih awal di turnamen.

"Namun, jelas bahwa Vietnam berada dalam posisi sulit. Jika mereka gagal di momen krusial ini, tersingkir lebih awal menjadi skenario yang tak terelakkan," tandas pemberitaan Soha.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang