Mensos Usulkan Penambahan Gedung Permanen Sekolah Rakyat Makassar

8 Agustus 2026, 03:31 WIB

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyambut usulan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman untuk menambah satu Sekolah Rakyat permanen di Kota Makassar, Jumat (7/8/2026), guna menampung lebih banyak siswa dari keluarga tidak mampu, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan lahan seluas 20 hektare di Biringkanaya, Makassar, yang direncanakan memiliki daya tampung hingga 3.000 murid. Saat ini, Sekolah Rakyat Provinsi Sulsel menampung 414 siswa dari jenjang SD hingga SMA.

"Saya menyambut baik apa yang disampaikan Pak Gubernur untuk menambah satu lagi, karena memang kita masih kekurangan gedung permanen di Kota Makassar," kata Gus Ipul, Mensos.

Kunjungan Mensos ke lokasi tersebut bertujuan untuk meninjau langsung perkembangan fisik dan mental para siswa setelah satu tahun program beroperasi.

"Mudah-mudahan nanti kalau lahannya lebih besar, kapasitasnya juga lebih besar. Sehingga bisa menampung lebih banyak lagi anak-anak yang memang memenuhi kriteria untuk bisa sekolah di Sekolah Rakyat," kata Gus Ipul, Mensos.

Kementerian Sosial memastikan akan memproses usulan pembangunan fasilitas fisik tersebut bersama pemerintah daerah.

"Insyaallah kita akan usulkan agar bisa segera dibangun satu lagi gedung permanen Sekolah Rakyat," kata Gus Ipul, Mensos.

Mensos menambahkan bahwa perkembangan mental dan rasa percaya diri para murid menunjukkan kemajuan pesat.

"Alhamdulillah setelah satu tahun beroperasi kita lihat lebih percaya diri, pertumbuhan juga cukup bagus dari sisi fisik, dari sisi mental," kata Gus Ipul, Mensos.

Pihak Pemprov Sulsel mengonfirmasi kesiapan area perluasan di kawasan Biringkanaya untuk mendukung rencana perluasan gedung tersebut.

"Kami akan men-support terus, Bapak Menteri. Lahan di sini masih bisa digunakan. Ada 20 hektare di belakang, kami bisa siapkan," kata Andi, Gubernur Sulawesi Selatan.

Pemerintah daerah menargetkan peningkatan daya tampung agar mampu menjangkau lebih banyak anak-anak kurang mampu di wilayah Sulsel.

"Insyaallah akan dibangun untuk kapasitas 3.000 murid dan mudah-mudahan ini bisa menjadi sekolah untuk menampung anak-anak kita dari keluarga tidak mampu di Sulawesi Selatan," kata Andi, Gubernur Sulawesi Selatan.

Gubernur Sulsel menyoroti perubahan positif para siswa yang kini tampil lebih percaya diri dan berani memiliki cita-cita besar.

"Anak-anak kita di sini luar biasa. Dari anak-anak yang sebelumnya bukan siapa-siapa, sekarang menjadi seseorang yang memiliki cita-cita ke depan," kata Andi, Gubernur Sulawesi Selatan.

Ia juga membagikan latar belakang keluarganya yang memiliki ikatan historis dengan institusi Sekolah Rakyat di masa lalu.

"Bapak saya juga alumni Sekolah Rakyat, SR dulu juga pernah ada. Dari bapak yang alumni SR, kemudian jadi tentara, dan anak-anaknya ada yang gubernur, ada bupati, dan ada menteri," kata Andi, Gubernur Sulawesi Selatan.

Salah satu siswi kelas XI SRMA asal Kabupaten Jeneponto, Karmila, menceritakan pengalamannya mengemban pendidikan di Sekolah Rakyat pascaoperasi kaki.

"Senang. Karena kayak akunya udah mau kayak orang biasa," kata Karmila, Siswi Sekolah Rakyat.

Karmila, yang bercita-cita menjadi dokter, memberikan pesan motivasi kepada teman-temannya agar pantang menyerah.

"Kalian harus tetap semangat karena jalan menuju masa depan tidak mudah dan kalian harus menanamkan bahwa Sekolah Rakyat itu bisa membimbing kalian dengan baik. Kalian harus saling menjaga karena Sekolah Rakyat mengajak kita untuk saling menghargai dan saling toleransi," kata Karmila, Siswi Sekolah Rakyat.

Pihak sekolah mengonfirmasi perkembangan kepercayaan diri Karmila yang memiliki bakat vokal serta kemampuan bahasa asing.

"Alhamdulillah anak ini bisa survive, bisa mempunyai kepercayaan diri. Setelah kami tahu kelebihan yang ada, dia mempunyai kemampuan luar biasa di vokal dan kemampuan Bahasa Inggris juga sangat luar biasa," kata Widyawati, Kepala Sekolah Rakyat Provinsi Sulsel.

Rangkaian kunjungan tersebut ditutup dengan beragam penampilan seni, olahraga, dan peragaan bahasa asing oleh para siswa Sekolah Rakyat.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang