Kedatangan Mohamed Salah ke Trabzonspor pada Rabu (5/8/2026) langsung mencuri perhatian publik. Winger asal Mesir tersebut secara resmi diperkenalkan sebagai pemain baru dengan status bebas transfer sambil memamerkan jersey bernomor punggung 61.
Pilihan angka tersebut terbilang mengejutkan banyak pihak. Publik sempat menduga mantan bintang Liverpool ini akan menggunakan nomor punggung 10 yang identik dengannya saat membela Timnas Mesir, seperti dilansir dari Bola.
Laporan Goal yang dikutip Give Me Sport mengungkapkan bahwa Salah awalnya memang berencana memakai nomor 10. Namun, ia memutuskan memilih nomor 61 lantaran angka itu merupakan kode Provinsi Trabzon pada pelat nomor kendaraan di Turki.
Bagi masyarakat setempat, angka 61 telah bertransformasi menjadi simbol identitas dan kebanggaan daerah. Angka ini kerap digunakan pada nama toko, akun media sosial, hingga berbagai identitas pendukung klub.
Nomor 61 menduduki posisi istimewa di kalangan suporter Trabzonspor yang dikenal fanatik. Pihak klub turut merilis video penyambutan resmi untuk mengabadikan momen bergabungnya penyerang berusia 34 tahun tersebut.
"Trabzon, apakah kalian siap? Saya sudah di sini, sampai jumpa segera. Di mana pun kita berada, Trabzon selalu ada," ujar Salah.
Sejauh ini belum dipastikan apakah nomor 61 hanya dipakai saat sesi perkenalan atau bakal dijadikan nomor punggung resminya di kompetisi mendatang.
Keputusan Transfer yang Mengejutkan
Kepindahan ini mengakhiri masa bakti sembilan musim Salah di Anfield. Selama memperkuat Liverpool, ia mengemas 257 gol serta 120 assist dari 442 laga, sekaligus mempersembahkan trofi Liga Champions dan dua gelar Premier League.
Keputusan sang pemain merapat ke Liga Turki tergolong mendadak. Meskipun Liverpool melewati musim yang berat, catatan individu Salah masih impresif dengan torehan 12 gol dan 10 assist dari 41 pertandingan musim lalu.
Performa apik tersebut membuat legenda Liverpool Jamie Carragher sempat menyarankan klub raksasa Italia seperti AC Milan atau Juventus untuk merekrutnya. Namun, Salah mantap memilih Trabzonspor dan menyepakati kontrak yang menjadikannya pemain bernilai gaji tertinggi dalam sejarah sepak bola Turki.






