Penyerang asal Mesir, Mohamed Salah, resmi membuka lembaran baru dalam karier sepak bolanya di Liga Turki bersama Trabzonspor. Manajemen klub telah mengumumkan penandatanganan kontrak berdurasi dua tahun untuk pemain berusia 34 tahun tersebut. Seperti dilansir dari Bola, kepindahan ini terwujud dengan status bebas transfer.
Momen tersebut menandai berakhirnya masa bakti panjang sang pemain di Anfield bersama Liverpool. Kedatangan Salah di Istanbul pada Rabu waktu setempat disambut meriah oleh ribuan pendukung. Setelah menyelesaikan seluruh proses administrasi, ia langsung diperkenalkan secara resmi di Stadion Papara Park dan menggelar latihan perdana.
Trabzonspor mempublikasikan dokumentasi penandatanganan kontrak melalui media resmi klub sebelum mempertemukan sang penyerang dengan para suporter. Antusiasme tinggi memadati area stadion saat momen perkenalan berlangsung.
Di hadapan para pendukung, Salah mengutarakan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diterimanya sejak tiba di Turki. Pengalaman tersebut diakuinya sebagai momen istimewa yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. "Beberapa hari terakhir adalah pengalaman yang belum pernah saya rasakan seumur hidup," kata Salah.
"Saya hanya ingin mengucapkan terima kasih kepada kalian semua yang telah hadir di sini hari ini dan kemarin. Kalian menunjukkan begitu banyak kasih sayang kepada saya, dan saya sama sekali tidak menyangka akan mendapat sambutan seperti itu. Saya berada di sini untuk meraih kemenangan," tutur Salah.
Seusai seremoni perkenalan, Salah langsung membaur dalam sesi latihan tim. Pihak klub menyatakan sang pemain siap beradaptasi dengan cepat di lingkungan barunya.
Capaian Karier di Liverpool dan Tantangan Baru
Selama membela Liverpool, Salah mencatatkan namanya dalam sejarah klub lewat sumbangan delapan trofi utama, termasuk dua gelar Premier League dan satu trofi Liga Champions. Ia mengakhiri perjalanannya di Inggris dengan torehan 257 gol dari 442 laga.
Meskipun masa kontraknya tersisa satu tahun, Salah telah mengumumkan rencana kepindahannya sejak Maret lalu. Keputusan tersebut diambil usai melewati musim yang sulit dengan torehan 12 gol serta sempat terlibat perselisihan terbuka dengan pelatih Arne Slot.
Situasi tersebut melapangkan jalannya menuju Trabzonspor. Klub yang finis di peringkat ketiga musim lalu itu bergerak cepat mengamankan jasanya guna memperkuat lini serang dalam memperebutkan gelar juara Liga Turki.







