Nauru Resmi Ubah Nama Internasional Jadi Republik Naoero

7 Agustus 2026, 00:16 WIB

Negara kepulauan di Samudra Pasifik, Nauru, secara resmi mengganti nama negaranya menjadi Republik Naoero. Penyesuaian nama baru tersebut dilakukan agar selaras dengan ejaan serta pengucapan dalam bahasa asli masyarakat setempat.

Seperti dilansir dari Detikcom, Republik Naoero berada di wilayah Mikronesia, sebelah tenggara Samudra Pasifik. Jarak negara tersebut ke wilayah Indonesia di Papua diperkirakan mencapai 2.700 kilometer, atau setara dengan jarak antara Aceh hingga Bali.

Perubahan nama resmi ini memengaruhi pengucapan internasional dan identitas administratif negara. Pengucapan yang sebelumnya dilafalkan 'Now-roo' kini berubah menjadi 'Now-ero'.

Perubahan tersebut juga berdampak pada kode internasional negara yang semula NRU menjadi NRO. Sementara itu, julukan untuk warga negaranya turut disesuaikan dari Nauruan menjadi 'dei-Naoero'.

Republik Naoero tercatat memiliki jumlah penduduk sekitar 12.000 jiwa. Angka tersebut menjadikan negara kepulauan ini sebagai salah satu negara terkecil di dunia berdasarkan populasi, berada tepat di atas Tuvalu dan Vatikan.

Kembalikan Sebutan Tradisional

Otoritas pemerintah menjelaskan bahwa pembaruan nama ini bertujuan memulihkan sebutan tradisional yang telah lama ada. Dahulu, penamaan 'Nauru' disepakati demi kemudahan pengucapan masyarakat internasional, namun kini pemerintah memilih meresmikan nama aslinya.

"Perubahan yang diusulkan ini bertujuan untuk lebih menghormati warisan bangsa kita, bahasa kita, dan identitas kita ," kata Presiden Republik Naoero, David Adeang.

Pemerintah setempat menegaskan langkah ini sebagai simbol kebanggaan nasional yang baru. Nama 'Naoero' pada dasarnya telah digunakan sejak lama di tengah masyarakat serta tercantum dalam lambang negara dan diizinkan oleh konstitusi.

"Penamaan tersebut sudah menjadi identitas rakyat, tercantum dalam lambang negara, dan digunakan dalam masyarakat; dan yang terpantang, diizinkan oleh konstitusi," demikian pernyataan pemerintah.

Tren Perubahan Nama Negara

Langkah penyesuaian nama resmi yang diambil Naoero menambah daftar negara yang pernah melakukan hal serupa. Pada 2018, kerajaan Eswatini di Afrika mengembalikan nama resminya dari yang sebelumnya Swaziland.

Langkah senada diambil oleh Turki pada 2022. Negara tersebut memperbarui penyebutan internasionalnya menjadi Türkiye, sesuai dengan penamaan yang telah lama dipakai di dalam negerinya.

Saat ini, penyesuaian nama Republik Naoero telah diperbarui di situs resmi PBB. Langkah yang sama juga disesuaikan oleh Kementerian Luar Negeri Australia, Selandia Baru, serta kedutaan besar Amerika Serikat dan Tiongkok di wilayah tersebut.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang