Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Stabil di Rp18.008 pada 7 Agustus 2026

7 Agustus 2026, 09:01 WIB

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada Jumat pagi, 7 Agustus 2026, diperdagangkan stabil di kisaran Rp18.008 hingga Rp18.020 per USD di pasar valuta asing Indonesia. Kondisi ini terjadi sekitar pukul 08.06-08.07 WIB di Jakarta, menunjukkan sentimen pasar yang relatif tenang di tengah dinamika ekonomi global saat ini.

Rupiah untuk kurs jual berada pada rentang Rp18.008,60 hingga Rp18.020,00, sementara kurs beli berada di kisaran Rp17.740,00 hingga Rp17.829,40 per USD. Data ini dirilis oleh bank-bank besar di Indonesia dan tercatat oleh Bank Indonesia serta beberapa portal keuangan seperti BCA dan Investing.com.

Kondisi nilai tukar rupiah hari ini relatif stabil jika dibandingkan dengan perdagangan sehari sebelumnya yang juga berada di kisaran angka serupa. Stabilitas ini didorong oleh sejumlah faktor eksternal dan domestik, termasuk kestabilan pasar keuangan global serta kebijakan moneter Indonesia yang dijalankan oleh Bank Indonesia.

Selain dolar AS, beberapa mata uang utama dunia lainnya juga menunjukkan pergerakan nilai tukar yang relatif stabil terhadap rupiah pada tanggal yang sama. Berikut data ringkas kurs jual dan beli beberapa mata uang asing terhadap rupiah:

  • Euro (EUR): jual sekitar Rp20.786,07, beli antara Rp20.406,32 hingga Rp20.582,26
  • Dolar Singapura (SGD): jual Rp14.050,56 hingga Rp14.164,00, beli Rp13.797,93 hingga Rp13.902,07
  • Dolar Australia (AUD): jual Rp12.676,25 hingga Rp12.704,10, beli Rp12.432,19 hingga Rp12.544,77
  • Poundsterling Inggris (GBP): jual Rp24.239,58 hingga Rp24.278,35, beli Rp23.817,72 hingga Rp23.996,59
  • Yen Jepang (JPY) per 100 unit: jual Rp11.409,40 hingga Rp11.426,00, beli Rp11.292,29 hingga Rp11.334,00

Kondisi Pasar dan Faktor Pendukung

Menurut data transaksi Bank Indonesia, nilai tukar rupiah pada hari ini dipengaruhi oleh stabilitas aliran modal asing yang masuk ke pasar keuangan domestik, serta kebijakan suku bunga yang tetap dijaga agar tidak terjadi tekanan inflasi yang berlebihan. Selain itu, pergerakan nilai tukar juga dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi global, termasuk pergerakan dolar AS yang mengalami fluktuasi terbatas karena kebijakan Federal Reserve yang berjalan konservatif.

Staf Ekonomi Bank Indonesia menyampaikan bahwa pasar valuta asing Indonesia menunjukkan ketahanan yang baik di tengah ketidakpastian ekonomi global. Hal ini tercermin dari pergerakan rupiah yang tidak mengalami gejolak signifikan pada perdagangan pagi ini.

Perbandingan dengan Periode Sebelumnya

Jika dibandingkan dengan minggu lalu, nilai tukar rupiah menunjukkan kecenderungan stabil dengan fluktuasi minor. Hal ini memberikan sinyal positif bagi pelaku usaha dan investor yang membutuhkan kepastian dalam perencanaan keuangan dan investasi jangka pendek.

Mata Uang Kurs Jual (7 Agustus 2026) Kurs Beli (7 Agustus 2026)
USD Rp18.008,60 – Rp18.020,00 Rp17.740,00 – Rp17.829,40
EUR Rp20.786,07 Rp20.406,32 – Rp20.582,26
SGD Rp14.050,56 – Rp14.164,00 Rp13.797,93 – Rp13.902,07
AUD Rp12.676,25 – Rp12.704,10 Rp12.432,19 – Rp12.544,77
GBP Rp24.239,58 – Rp24.278,35 Rp23.817,72 – Rp23.996,59

Outlook dan Informasi Tambahan

Pengamat ekonomi menilai bahwa rupiah yang stabil pada hari ini memperlihatkan kemampuan pasar domestik dalam menghadapi tekanan eksternal. Namun, penguatan atau pelemahan rupiah ke depan masih sangat bergantung pada dinamika global, terutama kebijakan moneter Amerika Serikat dan kondisi geopolitik yang dapat mempengaruhi pasar keuangan dunia.

"Stabilitas nilai tukar rupiah hari ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap kondisi ekonomi Indonesia yang terus membaik," ujar analis pasar modal dari sebuah lembaga keuangan nasional.

Update Kurs Rupiah 5 Agustus 2026 Kabar Siang | tvOneNews

Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan sebelum mengambil keputusan.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang