Nirmal Purja Meninggal Dunia Akibat Longsoran Salju di Broad Peak

6 Agustus 2026, 07:16 WIB

Pendaki legendaris asal Nepal, Nirmal Purja atau Nims Dai, meninggal dunia setelah menjadi korban longsoran salju di Gunung Broad Peak, Pakistan, pada akhir Juli 2026. Sosok yang dikenal usai menaklukkan 14 puncak tertinggi dunia ini menghembuskan napas terakhir di kawasan pegunungan Karakoram tersebut, dilansir dari Detik Travel.

Nims Dai mencatatkan namanya dalam sejarah pendakian global setelah memecahkan rekor mendaki seluruh 14 gunung berketinggian lebih dari 8.000 meter di atas permukaan laut (mdpl) hanya dalam waktu 189 hari. Perjalanan luar biasa tersebut sempat diabadikan dalam film dokumenter Netflix berjudul 14 Peaks: Nothing Is Impossible pada tahun 2021.

Misi rekor bernama Project Possible tersebut dibagi menjadi tiga fase utama, yakni Nepal, Pakistan, dan Tibet/China. Pada fase pertama di Nepal, Nims Dai menaklukkan Annapurna (8.091 mdpl) pada April 2019, dilanjutkan dengan Dhaulagiri (8.167 mdpl), Kangchenjunga (8.586 mdpl), Mount Everest (8.849 mdpl), Lhotse (8.516 mdpl), dan Makalu (8.485 mdpl).

Fase kedua yang berlangsung di wilayah Pakistan melingkupi pendakian Nanga Parbat (8.126 mdpl), Gasherbrum I (8.080 mdpl), Gasherbrum II (8.035 mdpl), K2 (8.611 mdpl), serta Broad Peak (8.051 mdpl). Jalur ekstrem seperti dinding Rupal Face di Nanga Parbat hingga celah berbahaya Bottleneck di K2 berhasil dilalui dalam fase ini.

Proyek tersebut resmi berakhir pada Oktober 2019 melalui fase ketiga di wilayah Tibet, China. Nims Dai melengkapi catatannya dengan memuncaki Cho Oyu (8.188 mdpl), Manaslu (8.163 mdpl), dan Shishapangma (8.027 mdpl). Keberhasilannya menuntaskan seluruh puncak 8.000 mdpl mengubah sejarah pendakian dunia.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang