Ingin Memelihara Burung Merak? Panduan Teknis Perawatan bagi Pemula

6 Juli 2026, 19:12 WIB

Memelihara burung eksotis berukuran besar sering kali mendatangkan kepuasan tersendiri, namun banyak pehobi pemula yang bingung mengenai cara memelihara burung merak dengan benar agar satwa ini tidak stres dan bulunya tetap indah. Ukuran tubuh yang masif dan sifat alaminya yang semi-liar menuntut pemahaman teknis yang mendalam, mulai dari manajemen ruang hingga pemenuhan nutrisi harian. Tanpa persiapan matang, burung mewah ini rentan mengalami kerusakan bulu hingga kegagalan reproduksi.

Langkah awal sebelum menyiapkan fasilitas adalah mengenali dimensi tubuh satwa ini karena setiap jenis memiliki karakteristik yang sangat berbeda.

Berdasarkan catatan ilmiah yang dilansir dari dokumen penelitian di id.scribd.com, merak hijau merupakan jenis yang paling besar di antara tiga spesies merak yang ada di dunia. Panjang tubuh merak hijau jantan dewasa bahkan bisa mencapai 300 cm, dan uniknya, spesies ini memiliki kemampuan terbang yang sangat baik layaknya burung liar di alam bebas.

Jika lahan Anda terbatas, karakteristik merak biru atau merak Kongo mungkin bisa menjadi pertimbangan yang berbeda. Merak biru jantan dewasa memiliki panjang tubuh yang dapat mencapai 230 cm, sedangkan ukuran tubuh merak biru betina sedikit lebih kecil, yaitu sekitar 2 meter.

Dari pengalaman saya menangani satwa hias, merak jantan secara umum memiliki rentang ukuran tubuh sekitar 100–130 cm dengan bobot berkisar antara 4–6 kg. Sementara itu, merak betina umumnya berukuran lebih kecil, yaitu sekitar 75–100 cm dengan berat tubuh antara 2,7–4 kg. Bagi pemelihara yang memiliki area pekarangan terbatas, spesies merak Kongo sering kali menjadi pilihan alternatif karena satwa ini memiliki ukuran yang paling mini atau kecil di antara keluarga merak.

Manajemen Kandang Merak yang Benar

Kesalahan umum yang saya lihat adalah pehobi memelihara burung raksasa ini di dalam kandang peliharaan standar yang sempit.

Mengingat ukuran tubuhnya yang panjang dan adanya kemampuan terbang pada spesies tertentu seperti merak hijau, struktur kandang harus dirancang dengan sangat kokoh dan tinggi. Kandang harus mengombinasikan area umbaran yang luas dengan struktur atap yang tertutup jaring kuat agar burung tidak meloloskan diri saat terbang. Di dalam kandang, wajib disediakan tenggeran atau tempat bertengger yang tinggi karena satwa ini memiliki insting alami untuk bertengger di puncak pohon guna menghindari predator pada malam hari.

Sirkulasi udara harus berjalan baik, dan lantai kandang sebaiknya dilapisi pasir atau tanah kering agar kotoran mudah dibersihkan dan tidak menimbulkan kelembapan tinggi yang memicu jamur.

Kebutuhan Nutrisi dan Pakan Burung Merak harian

Agar pertumbuhan tubuh optimal dan kualitas bulu terjaga, manajemen pakan burung merak harus divariasikan secara disiplin setiap hari. Burung ini termasuk omnivora yang membutuhkan kombinasi protein, vitamin, dan serat dalam porsi seimbang.

Menu harian wajib mencakup biji-bijian seperti jagung giling, beras merah, dan kacang-kacangan sebagai sumber energi utama. Selain itu, pakan komersial berupa pur ayam berkualitas tinggi dengan kadar protein tinggi harus diberikan secara teratur untuk mendukung struktur tulang mereka yang besar.

Selingi dengan pakan segar seperti sayuran hijau, buah-buahan terpotong, serta jangkrik atau ulat hongkong sebagai ekstra fooding guna merangsang insting berburunya. Air bersih yang mengalir atau diganti setiap pagi dan sore hari adalah fasilitas wajib yang tidak boleh terlewatkan demi mencegah infeksi bakteri saluran pencernaan.

Wajib Tahu Inilah Pakan Merak Biru | Bhumi Ayam Hias

Bagaimana Cara Merawat Bulu Burung Merak Agar Indah

Pertanyaan dari para pehobi seperti "bagaimana cara merawat bulu burung merak agar indah" sering kali diajukan ketika melihat bulu ekor jantan mulai kusam atau rusak.

Kunci utama keindahan bulu mereka terletak pada kadar protein di dalam pakan serta kebersihan lingkungan tempat mereka beraktivitas sehari-hari. Pastikan area kandang bebas dari benda tajam, kawat berduri, atau ranting kering yang menonjol karena dapat merobek helai bulu ekor merak jantan yang panjangnya mencapai ratusan sentimeter. Pemberian suplemen vitamin khusus bulu dan akses teratur ke sinar matahari pagi sangat membantu proses pergantian bulu (moulting) berjalan sempurna.

Dalam kasus yang sering saya temui, merak yang kekurangan asupan kalsium dan zinc akan menghasilkan bulu baru yang rapuh, mudah patah, dan kehilangan kilau alaminya.

Siklus Reproduksi dan Cara Ternak Burung Merak

Bagi Anda yang ingin mengembangkan hobi ini menjadi penangkaran, memahami fase perkembangbiakan adalah hal yang mutlak diperlukan. Berdasarkan data teknis dari pelaku usaha di hobiternak.com dan suaramerdeka.com, burung merak baru mulai bertelur pada umur lebih dari 1,5 tahun.

Burung merak yang sudah matang secara seksual dapat menghasilkan telur sebanyak 2 kali dalam setahun, dan mereka hanya akan bertelur pada musim hujan. Secara alami, merak betina akan membuat sarang di tanah atau mencari tenggeran di puncak pohon yang aman dari gangguan mulai dari bulan Januari hingga Maret.

Jumlah telur yang dihasilkan oleh merak betina dalam satu siklus berkisar antara 3 hingga 6 butir saja. Proses pengeraman membutuhkan waktu yang cukup lama, di mana telur-telur tersebut akan dierami selama hampir sebulan, atau tepatnya sekitar 30 hari, sebelum akhirnya menetas menjadi anakan merak. Setelah menetas, anakan merak menunjukkan perkembangan fisik yang luar biasa cepat jika dibandingkan dengan jenis unggas lainnya.

Anak merak sudah dapat terbang dalam jarak pendek hanya 3 hari setelah menetas, sehingga pagar pembatas kandang anakan harus dibuat rapat agar mereka tidak melompat keluar.

Berikut adalah tabel ringkasan data fisik dan siklus reproduksi burung merak untuk memudahkan kalkulasi perencanaan penangkaran Anda:

Karakteristik Fisik dan Siklus Reproduksi Burung Merak
Parameter Karakteristik Merak Jantan Merak Betina
Panjang Tubuh Maksimal Merak Hijau 300 cm
Panjang Tubuh Maksimal Merak Biru 230 cm 2 meter
Rentang Ukuran Tubuh Umum 100–130 cm 75–100 cm
Rentang Berat Tubuh 4–6 kg 2,7–4 kg
Usia Mulai Bertelur > 1,5 tahun
Jumlah Telur per Siklus 3–6 butir
Masa Eram Telur Menetas 30 hari

Kondisi kandang selama masa pengeraman harus dijaga agar tetap tenang dan terisolasi dari gangguan suara bising manusia atau hewan peliharaan lain seperti anjing dan kucing.

Stres yang tinggi pada indukan betina saat fase pengeraman dapat memicu perilaku agresif seperti merusak atau mematuk telurnya sendiri hingga pecah. Pemantauan kelembapan suhu di sekitar sarang alami atau mesin tetas buatan memegang peranan krusia agar embrio di dalam cangkang telur dapat berkembang dengan sempurna hingga hari ketiga puluh.

Keberhasilan cara ternak burung merak sangat ditentukan oleh ketelatenan peternak dalam menjaga kualitas pakan indukan menjelang musim bertelur tiba. Asupan nutrisi yang kaya akan kalsium tinggi selama bulan Januari hingga Maret akan memastikan cangkang telur yang dikeluarkan memiliki ketebalan ideal dan tidak mudah retak saat dierami.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang