Angka Menyusui Eksklusif Baru 32 Persen, Begini Panduan Tepat Cara Memberi Sufor pada Bayi

9 Juli 2026, 14:17 WIB

Cara memberi sufor pada bayi memerlukan ketelitian yang tinggi demi menjaga kesehatan sistem pencernaan sang buah hati yang masih sangat rentan. Keputusan memberikan susu formula sering kali menjadi pilihan realistis ketika ada indikasi medis tertentu yang membuat pemberian air susu ibu tidak memungkinkan. Berdasarkan Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2007, angka menyusui eksklusif di Indonesia baru mencapai 32 persen, yang menunjukkan bahwa banyak orang tua yang membutuhkan panduan tepat terkait penggunaan susu formula.

Organisasi Kesehatan Dunia merekomendasikan pemberian air susu ibu eksklusif untuk bayi sampai berumur 6 bulan dan dapat dilanjutkan bersama makanan pendamping air susu ibu hingga anak berumur 2 tahun atau lebih.

Pemerintah juga mengatur hal ini dalam Undang-Undang Kesehatan Nomor 36 tahun 2009 pasal 128 yang menjamin hak bayi mendapat air susu ibu eksklusif kecuali atas indikasi medis, serta ancaman hukuman pidana bagi pihak yang tidak mendukungnya, termasuk petugas kesehatan. Konsultasikan dengan profesional medis sebelum mengambil tindakan atau saat Anda berencana memberikan susu formula untuk buah hati Anda.

Kebersihan adalah pilar utama yang tidak boleh ditawar saat Anda mempersiapkan susu formula untuk bayi baru lahir. Daya tahan tubuh bayi yang belum sempurna membuat mereka sangat sensitif terhadap kontaminasi bakteri eksternal.

Prosedur Mencuci Tangan yang Benar

Sebelum menyentuh perlengkapan bayi, pastikan Anda telah membersihkan tangan secara menyeluruh.

Saat mencuci tangan, gosok tangan dengan sabun selama sekitar 20 detik sebelum membilasnya dengan air hangat mengalir.

Langkah sederhana ini efektif mematikan patogen berbahaya yang menempel di kulit.

Sterilisasi Botol dan Perlengkapan Menyusui

Semua komponen botol, mulai dari wadah, dot, hingga penutupnya, harus melewati proses sterilisasi yang ketat sebelum digunakan.

Untuk mensterilkan botol, dot, dan bagian lainnya secara manual, rendam di dalam air mendidih selama maksimal 5 menit.

Pastikan semua bagian terendam sepenuhnya dan jangan membiarkannya terlalu lama agar material botol tidak cepat rusak.

Aturan Suhu Air dan Waktu Penyajian Susu Formula

Kesalahan fatal yang sering terjadi dalam penyiapan susu formula adalah penggunaan air dengan suhu yang tidak tepat. Suhu air yang terlalu panas dapat merusak nutrisi, sedangkan air yang terlalu dingin tidak mampu membunuh bakteri yang mungkin ada di dalam bubuk susu. Suhu ideal air untuk membuat atau menyeduh susu formula bayi adalah 70 derajat Celcius.

Suhu ini dinilai paling aman untuk melarutkan bubuk susu formula sekaligus menjaga higienitasnya.

5 Kesalahan Dalam Menyiapkan Susu Bubuk Formula | Alodokter

Susu formula harus diberikan dalam waktu 2 jam setelah dibuat, dan wajib dibuang jika sudah melewati durasi tersebut. Susu yang telah terkontaminasi air liur bayi dan dibiarkan di suhu ruang akan menjadi tempat berkembang biak yang subur bagi bakteri.

Jika tidak langsung disajikan, susu formula yang sudah dibuat harus disimpan dalam wadah tertutup di dalam lemari es dengan suhu kurang dari 5 derajat Celcius.

Penyimpanan dalam kulkas hanya disarankan untuk jangka pendek dan susu tetap harus segera dikonsumsi dalam batas waktu aman yang direkomendasikan para ahli kesehatan.

Takaran Konsumsi Susu Formula Berdasarkan Usia Bayi

Kebutuhan nutrisi dan kapasitas lambung bayi berkembang secara bertahap seiring bertambahnya usia mereka.

Orang tua tidak boleh memaksakan volume susu yang terlalu banyak pada hari-hari pertama kelahiran.

Berikut adalah rincian takaran konsumsi susu formula yang aman untuk bayi baru lahir:

  • Bayi baru lahir pada beberapa hari pertama biasanya membutuhkan sekitar 30–60 ml susu formula setiap kali menyusu.
  • Setelah beberapa hari pertama, konsumsi susu formula bayi baru lahir biasanya meningkat secara bertahap menjadi 60–90 ml setiap kali menyusu.

Pemantauan berat badan secara berkala oleh dokter anak akan membantu menentukan kecukupan asupan nutrisi si kecil.

Memilih Media Botol Susu yang Aman untuk Anak

Keamanan bahan plastik pembuatan botol susu wajib menjadi perhatian utama orang tua saat membeli perlengkapan bayi. Bahan kimia tertentu pada plastik dapat luruh saat terkena suhu tinggi dan mengontaminasi susu di dalamnya.

Hindari penggunaan botol plastik dengan kode daur ulang 3 (phthalates), 6 (styrene), dan 7 (bisphenol), kecuali diberi label bio based atau greenware. Pilihlah produk yang secara tegas mencantumkan label bebas bahan kimia berbahaya demi keselamatan jangka panjang anak Anda.

Sebagai panduan tambahan mengenai batas suhu dalam penyiapan nutrisi bayi, dokumen medis juga menetapkan batas suhu maksimal untuk menghangatkan botol berisi air susu ibu adalah 40 derajat Celcius agar kandungan zat protektif di dalamnya tidak rusak. Hindari memberikan jenis susu lain yang belum sesuai dengan usia perkembangan pencernaan anak. Bayi di bawah usia 6 bulan tidak boleh diberi susu sapi segar, susu hewan lain, atau susu alternatif seperti susu kedelai murni.

Sistem pencernaan bayi di bawah usia setengah tahun belum mampu memecah protein kompleks yang terdapat dalam susu hewan non-formula maupun susu nabati murni.

Kepatuhan terhadap regulasi, kebersihan yang konsisten, serta pemilihan bahan botol yang aman merupakan fondasi utama dalam mendukung tumbuh kembang anak yang optimal.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang