PB AI Proyeksikan Athlon Sawangan Depok Cetak Atlet Renang Prestasi

7 Agustus 2026, 06:01 WIB

Pengurus Besar Akuatik Indonesia optimistis kawasan olahraga terpadu Athlon Sawangan di Bojongsari, Kota Depok, mampu melahirkan atlet renang berprestasi internasional. Pusat olahraga seluas 15 hektare tersebut resmi dibuka pada Sabtu, 25 Juli 2026, sebagaimana dilansir dari Bola.

Ketua Harian PB AI, Harlin E. Rahardjo, menilai keberadaan kolam renang Olympic size berstandar World Aquatics di kompleks tersebut menjadi fondasi utama. Fasilitas berkelas dunia ini diyakini memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan dari tingkat dasar hingga elite.

Kawasan tersebut juga memiliki catatan sejarah bagi akuatik nasional karena dua peraih medali perunggu Asian Games dari Klub Pelita Jaya pernah berlatih di sana. Pembinaan terstruktur di lokasi ini diharapkan mampu mengulang capaian prestasi tersebut.

“Ada kemungkinan karena memang ini dibangun sesuai standar World Aquatics. Jadi kita ingin memperbesar ekosistem olahraga tadi seperti disampaikan juga,” ujar Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E. Rahardjo.

Selain kolam renang, Athlon Sawangan dilengkapi hall gimnastik bertaraf internasional serta rencana pengembangan arena bulu tangkis, basket, tenis, dan pickleball. Pembangunan sarana olahraga ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan pelatih, penyelenggara acara, dan industri olahraga nasional.

“Dengan adanya fasilitas seperti ini, bukan hanya atlet yang akan berkembang, tetapi juga pelatih akan tumbuh, pengusaha-pengusaha olahraga juga berkembang. Event-event olahraga pun akan semakin banyak dengan munculnya fasilitas seperti ini,” kata Harlin E. Rahardjo.

Infrastruktur yang lengkap turut membuka peluang penyelenggaraan berbagai kejuaraan tingkat nasional maupun internasional secara lebih rutin. Peningkatan frekuensi kompetisi diperkirakan bakal berdampak positif pada performa para atlet.

“Renang dan gimnastik itu adalah lumbung medali emas. Kalau kita memiliki satu atau dua atlet yang benar-benar berprestasi, mereka bisa menyumbangkan lebih dari lima medali emas. Itu sudah menjadi kontribusi besar bagi Indonesia di multi-event,” beber Harlin E. Rahardjo.

Konsep integrasi antar-cabang olahraga di lokasi ini sekaligus memberi ruang untuk pembinaan lintas disiplin. Potensi atlet renang dan gimnastik dapat diarahkan ke cabang olahraga lain seperti renang artistik atau loncat indah.

“Dengan adanya fasilitas multi-cabang olahraga di Athlon ini, kita juga bisa melakukan pembinaan lintas cabang. Renang dan gimnastik bisa menjadi cikal bakal lahirnya atlet artistic swimming maupun diving,” ujarnya Harlin E. Rahardjo.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang