PP PBSI Sepakati Pengakhiran Kerja Sama Rionny Mainaky dan Amon Sunaryo

31 Juli 2026, 16:16 WIB

Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama dengan kepala pelatih ganda campuran pelatnas Rionny Mainaky serta asisten pelatih Amon Sunaryo pada Kamis (30/7), sebagaimana dilansir dari Papanskor.

Langkah pembenahan tersebut diambil manajemen federasi sebagai bagian dari program penyegaran di jajaran kepelatihan sektor ganda campuran, yang disusun berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan prestasi nasional.

Melalui pengumuman di akun Instagram resminya, federasi menyampaikan keputusannya terkait masa kerja kedua pelatih tersebut.

"PP PBSI dan pelatih kepala ganda campuran, Rionny Mainaky, beserta asisten pelatih, Amon Sunaryo, telah sepakat untuk mengakhiri kerja sama," tulis badminton.ina.

Apresiasi atas dedikasi dan kontribusi selama menangani skuad ganda campuran di pelatnas turut disampaikan dalam pernyataan resmi tersebut.

"PP PBSI menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi, kerja keras, serta kontribusi yang telah diberikan selama menjadi bagian dari pelatnas PBSI".

Federasi juga memberikan doa bagi kelanjutan karier Rionny dan Amon setelah tidak lagi bertugas di pelatnas.

"Semoga Rionny dan Amon senantiasa sukses dan diberikan yang terbaik dalam setiap langkah serta perjalanan karier mereka ke depan. Terima kasih, Coach Rionny dan Coach Amon. All the best!," pungkas statement di @badminton.ina.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menegaskan bahwa perombakan ini dilakukan guna memperkuat proses pembinaan serta mendongkrak prestasi ganda campuran Indonesia di tingkat global.

Ia menyebutkan bahwa penilaian kinerja pelatih dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh proses pembinaan dan pencapaian indikator kinerja utama (KPI) organisasi.

"Kami melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap proses pembinaan, mulai dari perkembangan atlet, efektivitas program latihan, dinamika pasangan, hingga kesiapan sektor ini menghadapi target-target besar ke depan. Kami juga mengacu pada target dan KPI (key performance indicator) yang telah ditetapkan," jelas Eng Hian dikutip dari djarumbadminton.com.

Penyegaran struktur jajaran kepelatihan diharapkan mampu memberikan perspektif baru demi mendorong perkembangan atlet yang lebih optimal.

"Dari hasil evaluasi tersebut, kami menilai perlu adanya penyegaran di jajaran kepelatihan agar sektor ganda campuran memperoleh perspektif baru, terus berkembang, dan mampu menghasilkan prestasi yang lebih optimal," Eng Hian, menambahkan.

Mengenai sosok pengganti, Eng Hian mengungkapkan bahwa nama kandidat pelatih baru sudah dikantongi, namun proses penunjukannya masih melalui tahapan internal.

"Kami ingin memastikan seluruh proses tersebut berjalan dengan baik sebelum diumumkan secara resmi kepada publik. Oleh karena itu, pengumuman kepala pelatih ganda campuran utama yang baru kami targetkan dapat dilakukan pada Agustus nanti," jelasnya.

Selama masa transisi menuju penunjukan pelatih baru pada Agustus mendatang, program latihan ganda campuran dijalankan melalui penggabungan kelompok utama dan pratama.

Pengumuman tersebut memicu reaksi dari kalangan pencinta bulu tangkis Indonesia di media sosial, termasuk warganet yang menyambut baik keputusan federasi.

"Ini kan yang kalian mau….," ujar warganet @az******a.

Dukungan atas perubahan di jajaran kepelatihan juga disampaikan oleh pengguna media sosial lainnya.

"Sorry coach, tapi ini yang kita inginkan," sambung @ch*****f.

Beberapa warganet turut menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus berspekulasi mengenai calon pengganti yang akan mengisi posisi tersebut.

"Yang Dimau netijen terkabul..btw tq coach riony dan coach Anom ..sukses dimanapun nanti. Coach nova juga balik ke indo .. akankah coach nova yg akan menggantikan?, tulis @yas*******iyo.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang