PP PBSI Perpanjang Masa Percobaan Ganda Putra Fajar dan Fikri

19 Juni 2026, 16:16 WIB

Pengurus Pusat PBSI kembali melakukan perombakan pada formasi ganda putra di Pelatnas Cipayung. Seperti dilansir dari Papanskor, langkah ini diambil setelah melihat performa pasangan baru.

Eksperimen memasangkan Fajar Alfian dengan Muhammad Shohibul Fikri diputuskan untuk dilanjutkan. Duet ini sebelumnya mencetak prestasi impresif saat menjuarai turnamen level BWF Super 1000 di China Open 2025.

Melalui akun media sosial resmi @badminton.ina, federasi mendaftarkan nama Fajar/Fikri untuk berkompetisi pada dua turnamen internasional yang berlangsung September 2025 mendatang.

Ajang pertama yang akan diikuti adalah China Masters 2025 dengan level Super 750 pada 16-21 September 2025. Selanjutnya, mereka dijadwalkan bertanding di Korea Open 2025 level Super 500 pada 23-28 September.

Sebelum agenda tersebut, Fajar Alfian bakal kembali berduet bersama rekan aslinya, Muhammad Rian Ardianto. Mereka dipersiapkan tampil pada Kejuaraan Dunia 2025 di Paris mulai 25 Agustus hingga 1 September.

Di sisi lain, Muhammad Shohibul Fikri terpaksa absen dari Kejuaraan Dunia 2025. Hal ini dikarenakan pasangan tetapnya, Daniel Marthin, masih dalam masa pemulihan akibat cedera.

Selain memperpanjang masa bakti Fajar/Fikri, PBSI merancang kombinasi anyar di sektor ganda putra. Muhammad Rian Ardianto akan dicoba untuk berpasangan dengan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan.

Pasangan baru Rian/Yeremia juga telah didaftarkan untuk turun di turnamen China Masters 2025 dan Korea Open 2025. Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi penyegaran tim.

Pelatih ganda putra pelatnas bulu tangkis Indonesia Antonius Budi Ariantho mengemukanan, keputusan ini diambil untuk melihat konsistensi Fajar/Fikri setelah sukses meraih gelar juara sekaligus mencari kombinasi-kombinasi baru yang bisa bersaing di level atas.

"Kemarin melihat penampilan dan performa Fajar/Fikri cukup baik di Japan dan China Open, saya mau coba melihat mereka lagi apakah mereka bisa konsisten bersaing di level atas," kata Anton melalui siaran press Humas PP PBSI yang dikutip dari djarumbadmintn.com, Selasa (5/8) petang.

"Begitu juga dengan Rian/Yeremia, statusnya uji coba dua turnamen dulu, saya mau lihat seperti apa. Masih ada Rahmat juga yang bisa dicoba," Antonius, menambahkan.

Rangkaian uji coba bongkar pasang pemain ganda putra ini ditargetkan berjalan sampai akhir tahun 2025 untuk melihat potensi terbaik dari setiap kombinasi.

"Program ini akan berakhir sampai akhir tahun ini dan akan dievaluasi lagi seperti apa," ujar Anton.

"Jika Fajar/Fikri bisa konsisten permainannya, kemungkinan bisa dipatenkan, begitu juga dengan pasangan-pasangan yang lain yang bisa menunjukkan hasil positif," pungkasnya.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang