Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) mengambil langkah strategis dengan memperpanjang masa percobaan pasangan ganda putra baru, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri. Keputusan ini diambil setelah Daniel Marthin, pasangan asli dari Fikri, harus menepi dari lapangan akibat mengalami cedera pada lutut kirinya. Seperti dikutip dari Papanskor, duet Fajar/Fikri langsung menorehkan prestasi gemilang dengan keluar sebagai juara dalam turnamen China Open 2025 yang merupakan level BWF Super 100.
Menyusul hasil positif tersebut, PBSI mendaftarkan pasangan ini untuk berlaga di dua kompetisi berikutnya, yaitu China Masters 2025 dan Korea Open 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.
Pelatih ganda putra pelatnas bulu tangkis Indonesia, Antonius Budi Ariantho, menjelaskan bahwa tim pelatih akan terus memantau perkembangan dan mencari formula terbaik dalam empat bulan ke depan. "Uji coba ini memang sambil menunggu pemulihan cedera Daniel yang diperkirakan baru kembali di bulan Januari tahun depan," ujarnya melalui siaran pers Humas PP PBSI (5/8).
"Maka dari itu, empat bulan ini saya akan melihat dan mencari formula mana yang terbaik," Antonius menambahkan. Langkah perombakan ini tidak hanya menyasar Fajar dan Fikri, tetapi juga berdampak pada Muhammad Rian Ardianto yang merupakan rekan duet Fajar selama 11 tahun terakhir.
Rian kini dipasangkan dengan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, dan keduanya juga akan diturunkan dalam turnamen BWF World Tour Super 750 dan 500. "Program ini akan berakhir sampai akhir tahun ini dan akan dievaluasi lagi seperti apa," ujar Anton.
Fokus Terdekat dan Proteksi Poin Daniel Marthin
Sebelum bertolak menuju China dan Korea Selatan, Fajar dan Rian akan terlebih dahulu menyelesaikan agenda penting bersama pasangan asli mereka masing-masing.
Fokus utama mereka saat ini adalah bersiap menghadapi Kejuaraan Dunia 2025 yang akan diselenggarakan di Paris, Prancis, pada 25 hingga 31 Agustus. "Sekarang Fajar dan Rian sedang berfokus pada Kejuaraan Dunia 2025 terlebih dahulu. Setelah itu baru akan memulai persiapan dengan pasangan barunya, ada dua minggu persiapan karena Fajar/Rian saya tarik keikutsertaannya dari Hong Kong Open 2025," pungkasnya. Di sisi lain, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) telah menyetujui permohonan PP PBSI terkait proteksi poin peringkat untuk Daniel Marthin yang mengalami cedera sejak Piala Sudirman 2025 pada awal Mei lalu.
Melalui kebijakan ini, poin peringkat dunia milik Daniel per 16 Mei 2025 yang berjumlah 64.185 poin akan tetap aman selama masa pemulihan cedera lututnya berlangsung.







