PBSI Tentukan Skuad Bulutangkis Asian Games Usai Kejuaraan Dunia

5 Agustus 2026, 21:01 WIB

Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) masih menunda penetapan skuad final untuk Asian Games 2026. Penentuan atlet akan dilakukan setelah melihat performa para pemain di Kejuaraan Dunia pada 17-23 Agustus mendatang, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.

Indonesia dihadapkan pada tiga agenda penting secara berurutan, yaitu Kejuaraan Dunia, BWF World Tour Super 750 China Masters pada 1-6 September, dan Asian Games pada 19 September hingga 4 Oktober. Saat ini PBSI baru menyerahkan daftar nama masuk long list ke panitia Asian Games.

Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PBSI, Eng Hian, memastikan hanya pebulutangkis terbaik yang dikirim untuk memenuhi target medali emas.

"Tentu yang dikirimkan adalah yang terbaik. Tapi nama yang kami masukkan masih di long list," kata Eng Hian di Pelatnas PBSI, Selasa (4/8/2026).

Penetapan daftar final atau short list rencananya diumumkan secara resmi kepada publik setelah rangkaian Kejuaraan Dunia selesai dilaksanakan.

"Iya tentunya. Nanti kami akan rilis," tuturnya.

PBSI menegaskan tidak membedakan status atlet, sehingga pemain di luar Pelatnas seperti Jonatan Christie serta pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani tetap berpeluang masuk skuad.

"Tapi untuk (siapa-siapa yang masuk) shortlist bukan keputusan pribadi saya. Ada Waketum 1, Ketum, dan pastinya diskusi melibatkan pelatih untuk kebutuhan tim dan pencapaian target yang dibutuhkan," tambahnya.

Sesuai hasil peninjauan bersama Kemenpora, tim bulutangkis Indonesia dibebani target satu medali emas yang diproyeksikan berasal dari sektor beregu putra dan ganda putra.

"Sesuai hasil dari diskusi tim review Kemenpora, kami menargetkan satu medali emas. Seperti yang disampaikan Pak CdM (Todotua Pasaribu) peluangnya dari sektor beregu putra, dan dilihat perkembangan semua sektor itu ganda putra kan hasil turnamen terakhir (bagus), jadi untuk probility medali ada di dua sektor ini," ujar Eng Hian.

Peluang meraih medali juga terbuka dari sektor lain seperti tunggal putra yang saat ini menempatkan Jonatan Christie di peringkat tiga besar dunia.

"Walau tidak menutup kemungkinan ada dari sektor lain. Contohnya tunggal putra, Jonatan Christie masih ada di top ketiga, tentunya kalau Jonaran bergabung di tim Asian Games," tutur Eng Hian.

Kesiapan maksimal dari seluruh pemain yang diturunkan diharapkan dapat merealisasikan target yang telah ditetapkan oleh Kemenpora maupun federasi.

"Kami harapkan kesiapannya juga lebih baik, dan tentunya bisa mencapai target yang diharapkan. Baik dari Kemenpora, PBSI, maupun target pribadi, tentunya siapapun yang diturunkan bisa termotivasi," katanya.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang