Peluang Andrea Pirlo Melatih Timnas Italia Terancam Akibat Isu Rusia

6 Agustus 2026, 10:01 WIB

Peluang Andrea Pirlo untuk mengisi kursi pelatih tim nasional Italia kini menghadapi hambatan besar. Mantan bintang Gli Azzurri tersebut mendapat sorotan tajam setelah menjalin kerja sama sebagai duta merek global Fonbet, sebuah perusahaan taruhan yang berbasis di Rusia, seperti dilansir dari Bola. Keterikatan Pirlo dengan merek tersebut telah memicu evaluasi mendalam dari Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).

Langkah ini dinilai berbenturan dengan regulasi ketat di Italia yang melarang keras segala bentuk iklan perjudian. Awal mula penunjukan Pirlo sebagai duta merek berlangsung sejak Oktober tahun lalu, saat dirinya masih menangani klub United FC di Liga Pro Uni Emirat Arab. Situasi kian memanas setelah Pirlo menghadiri acara promosi di Stadion Luzhniki, Moskow, pada Mei 2026 bersama Marco Materazzi.

Nama Pirlo sebelumnya mengemuka sebagai kandidat terkuat pelatih Gli Azzurri setelah penolakan dari Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola. Namun, perkembangan isu ini memicu gejolak politik dan penolakan dari berbagai pihak di Italia.

Wakil Presiden Parlemen Eropa, Pina Picierno, menyuarakan kritik keras atas munculnya opsi nama Pirlo. Ia menilai sepak bola Italia sedang membutuhkan pembenahan etika dan manajemen, sementara penunjukan Pirlo dianggap berlawanan dengan arah perubahan tersebut. Langkah hukum juga disiapkan oleh organisasi perlindungan konsumen Codacons. Lembaga ini berencana melayangkan pengaduan resmi ke Otoritas Regulasi Komunikasi serta mengajukan banding ke Pengadilan Administratif Regional (TAR) Lazio guna menjegal proses penunjukan Pirlo.

Codacons menegaskan posisi Pirlo tidak sejalan dengan standar manajemen sepak bola di Italia. Mereka juga menyebut sang pelatih berisiko dikenai denda sebesar 20 persen dari total nilai sponsor jika aduan tersebut dikabulkan. Ketua Senat Italia, Ignazio La Russa, turut menyampaikan keraguannya terhadap wacana ini. Meski menyatakan tetap menghormati figur seperti Malagò, Leonardo, dan Maldini, La Russa menilai keputusan mempercayakan timnas kepada Pirlo mengandung risiko yang cukup besar.

Klarifikasi Andrea Pirlo dan Posisi Terkini

Menanggapi gelombang kritik, Andrea Pirlo menyampaikan pernyataan resminya melalui media sosial pada 26 Juli 2026. Ia merasa sedih atas kontroversi publik yang berkembang terkait namanya dan peluang melatih timnas. Pirlo menegaskan bahwa seluruh aktivitas profesionalnya selalu dijalankan dengan mematuhi aturan hukum serta ikatan kontrak yang berlaku.

Ia menjelaskan bahwa kerja sama dengan Fonbet murni berdimensi bisnis dari masa kerjanya di Uni Emirat Arab. "Eksklusif komersial dan olahraga," kata Pirlo mengenai sifat kolaborasi tersebut.

Ia menolak keras jika kerja sama itu dikaitkan dengan narasi politik tertentu. Menurutnya, hal itu mengikatkan pandangan politik yang tidak pernah ia suarakan maupun miliki.

Dalam pernyataan itu, Pirlo menyampaikan apresiasi kepada Paolo Maldini dan Leonardo atas kepercayaan serta rasa hormat yang diberikan kepadanya. Ia menyayangkan dinamika olahraga dengan cepat terdistorsi ke dalam konfrontasi publik. "Cinta untuk Italia tidak bergantung pada jabatan.

Itu adalah bagian dari sejarah saya, identitas saya, dan akan terus menemani saya, selalu," kata Pirlo. Meski mendapat pembelaan dari Direktur Teknis FIGC Paolo Maldini, posisi Pirlo tetap sulit. Di sisi lain, Sergey Lomakin selaku pemilik United FC membantah keterlibatan finansial klubnya dengan Fonbet dan menegaskan tidak ada kaitan antara kontrak individu Pirlo dengan klub asal Dubai tersebut.

Saat ini Pirlo masih terikat kontrak resmi sebagai pelatih kepala United FC di UAE Pro League. Kendati klarifikasi telah disampaikan, desakan publik membuat kans Pirlo untuk menakhodai timnas Italia makin tergerus.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang