Pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025 resmi digelar secara meriah di Stadion Gajayana, Kota Malang, pada Sabtu (28/6) malam, dengan mempertemukan lebih dari 22.000 atlet se-Jawa Timur.
Ajang olahraga dua tahunan tersebut mempertandingkan 63 cabang olahraga dan 86 disiplin, ditambah dua cabang ekshibisi, sebagaimana dilansir dari Papanskor.
Ketua KONI Jawa Timur, M. Nabil, mengharapkan kompetisi edisi ke-IX ini menjadi ladang subur bagi lahirnya atlet berbakat yang mampu bersinar hingga tingkat internasional. Pembinaan olahraga tersebut turut mendapat apresiasi karena konsistensi dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengapresiasi penyelenggaraan pembukaan yang memadukan kolaborasi budaya dan olahraga serta memuji soliditas tiga daerah tuan rumah, yaitu Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.
Menurut Khofifah, Porprov tidak hanya berkaitan dengan kompetisi olahraga, melainkan juga menjadi sarana untuk memperkuat kekuatan ekonomi daerah melalui sektor budaya.
Wakil Ketua Umum KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Suwarno, menegaskan status Jawa Timur sebagai lumbung atlet nasional untuk ajang besar seperti SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.
“Evaluasi harus segera dilakukan, agar kita bisa menyiapkan atlet terbaik sejak sekarang,” pesan Mayjen TNI (Purn) Suwarno, Wakil Ketua Umum KONI Pusat.
Pelaksanaan Porprov IX ini diharapkan oleh Suwarno dapat menjadi titik tolak pembinaan atlet menuju babak kualifikasi PON 2027 dan PON 2028.







