Pemkot Surabaya Raih Penghargaan Smart Environment dari Kementerian Komdigi

20 Juni 2026, 21:16 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerima penghargaan "Smart Environment" dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kementerian Komdigi). Apresiasi ini diberikan atas komitmen wilayah tersebut dalam mengembangkan Kota Cerdas Berbasis Lingkungan yang berkelanjutan.

Seperti diberitakan oleh Papanskor, Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia, Meutya Hafid, menyerahkan langsung penghargaan ini di Yogyakarta pada 26 Agustus 2025. Penghargaan diterima oleh Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Surabaya, M. Fikser.

M. Fikser menjelaskan bahwa capaian ini membuktikan keseriusan Pemkot Surabaya di bawah kepemimpinan Wali Kota Eri Cahyadi dalam menangani isu lingkungan, khususnya manajemen sampah.

“Terobosan unggulan yang menjadi dasar penilaian adalah pemanfaatan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Inovasi ini mengubah timbunan sampah rumah tangga yang selama ini menjadi masalah pelik menjadi sumber energi listrik ramah lingkungan,” jelas Fikser, Rabu (27/8/2025).

Fikser menambahkan bahwa operasional pengolahan sampah ini bertumpu pada Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) Benowo. Fasilitas tersebut merupakan yang pertama di Indonesia dengan daya produksi mencapai 11 megawatt (MW).

“PSEL Benowo ini beroperasi setiap hari dengan mengolah ribuan ton sampah rumah tangga menjadi energi listrik yang bersih. Listrik yang dihasilkan kemudian disalurkan ke jaringan PLN, berkontribusi signifikan pada pasokan energi di wilayah Surabaya,” imbuhnya.

Menurut Fikser, tempat ini kini menjadi rujukan bagi pemerintah daerah lain di tanah air. Penerapan teknologi modern di PSEL Benowo terbukti memotong volume sampah secara drastis serta menekan emisi gas metana yang memicu perubahan iklim.

“Dengan demikian, PLTSa Benowo tidak hanya mengatasi masalah sampah, tetapi juga berkontribusi pada upaya global dalam mitigasi perubahan iklim,” terang dia.

Fikser menyatakan kesuksesan ini lahir dari sinergi antara jajaran pemerintah kota dan seluruh warga Surabaya yang aktif menjaga kebersihan lingkungan.

“Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus berinovasi. Pemanfaatan TPA Benowo menjadi PLTSa adalah salah satu wujud nyata dari komitmen kami untuk mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan," ujarnya.

Prestasi berskala nasional ini dinilai memperkuat posisi Surabaya sebagai salah satu daerah terdepan dalam hal inovasi hijau dan pembangunan jangka panjang.

“Ke depan, diharapkan langkah-langkah inovatif serupa terus dikembangkan untuk mewujudkan visi Surabaya sebagai kota metropolitan yang ramah lingkungan dan nyaman untuk ditinggali,” pungkasnya.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang