Langkah Persebaya Surabaya menuju tangga juara Piala Presiden 2026 makin terbuka usai mengamankan tiket ke partai puncak. Tim berjuluk Bajul Ijo tersebut melenggang ke final setelah mengandaskan perlawanan Arema FC dengan skor tipis 1-0 pada laga semifinal di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Selasa (4/8) malam WIB, seperti dilansir dari Bola. Gol tunggal penentu kemenangan Persebaya dicetak oleh Yuran Fernandes pada masa injury time babak pertama, tepatnya menit ke-45+7.
Kemenangan ini sekaligus memastikan anak asuh Bernardo Tavares bakal menantang Persib Bandung pada laga final yang dijadwalkan berlangsung Kamis, 6 Agustus 2026. Keberhasilan menembus partai pamungkas mempertegas performa impresif Persebaya sepanjang gelaran turnamen. Skuad asuhan Bernardo Tavares mencatatkan hasil konsisten dan selalu mengemas kemenangan sejak laga awal penyisihan.
Bertindak sebagai tuan rumah di Grup B, Persebaya menyapu bersih tiga pertandingan dengan raihan sembilan poin penuh. Perjalanan diawali dengan kemenangan 1-0 atas Persija Jakarta lewat gol bunuh diri Radovan Pankov.
Pada pertandingan kedua, Yuran Fernandes tampil menjadi penentu lewat gol tunggalnya yang membawa Persebaya menang 1-0 atas PSMS Medan. Bajul Ijo kemudian menutup fase grup dengan membekuk Port FC 2-1 melalui gol Miguel Pereira dan Alex Martins, setelah sempat tertinggal oleh gol Issam Al-Shabi.
Peluang Menghapus Memori Kelam 2019
Laga final mendatang menjadi momentum emas bagi Persebaya untuk membalas kegagalan pada edisi 2019. Kala itu, tim asal Surabaya ini harus merela trofi juara usai kalah agregat 2-4 dari Arema FC di partai puncak.
Tantangan besar sudah menanti Persebaya karena Persib Bandung juga mengantongi modal yang tidak kalah mentereng. Maung Bandung melaju ke final usai menyapu bersih laga fase grup dan menyingkirkan Persija Jakarta di babak semifinal.
Pertemuan kedua tim diprediksi menyajikan duel sengit mengingat keduanya tampil sangat stabil sepanjang turnamen. Persebaya berambisi merengkuh gelar Piala Presiden pertama dalam sejarah klub, sementara Persib mengincar trofi kedua mereka setelah sebelumnya menjadi kampiun pada edisi 2015.






