Persebaya Surabaya mengamankan gelar juara Piala Presiden 2026 setelah menaklukkan Persib Bandung melalui adu penalti di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam WIB, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Kemenangan klub asal Kota Pahlawan tersebut mengakhiri puasa trofi mereka sekaligus mengantongi hadiah uang tunai sebesar Rp 8 miliar sebagai modal menghadapi ajang Super League mendatang.
Pertandingan berlangsung ketat sejak babak pertama ketika Ramadhan Sananta membuka keunggulan Persebaya pada menit ke-20 memanfaatkan umpan tarik Rachmat Irianto, sebelum disamakan empat menit kemudian oleh tendangan kaki kanan Patricio Matricardi usai menerima sundulan Uilliam Barros.
Persib harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-112 akibat kartu merah Mariano Peralta usai melanggar keras Francisco Rivera, namun skor 1-1 bertahan hingga babak tambahan selesai sehingga laga dilanjutkan ke adu penalti.
Pada babak penentuan dari titik putih, Persebaya akhirnya mengunci kemenangan usai penendang Persib, Hamra Hehanusa, gagal mencetak gol, sementara Gledson Paixao sukses menjalankan tugasnya sebagai penentu keberhasilan tim asuhan Bernardo Tavares.
Penjaga gawang Persebaya menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pendukung yang terus memberikan pengawalan sepanjang turnamen pramusim ini.
"Untuk suporter Persebaya, Bonek dan Bonita, terima kasih telah mendukung dan mendoakan Persebaya, ini baru pramusim, semoga di Liga nanti kita bisa konsisten dan menjadi juara," kata Reza Arya, Pemain Persebaya Surabaya.
Pemain bernomor punggung tersebut juga menegaskan kesiapan fisik serta komitmen seluruh elemen tim untuk bersaing memperebutkan posisi utama demi kejayaan klub.
"Tentunya kami sudah mengikuti preseason ini salah satu persiapan, secara pribadi saya juga persiapan dengan menambah latihan di gym jika ada waktu. Soal persaingan, siapapun yang bermain untuk Persebaya kami selalu support, yang penting Persebaya bisa menang dan juara nanti di Liga," kata Reza Arya, Pemain Persebaya Surabaya.
Di pihak lawan, kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Persib Bandung sebelum berlaga di Super League, playoff AFC Champions League 2, ASEAN Club Championship, serta Piala Liga Indonesia.
Pelatih Persib menegaskan fokus skuadnya kini teralihkan penuh pada persiapan rangkaian kompetisi resmi yang akan segera bergulir.
"Tugas kami sekarang adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk kompetisi liga dan kualifikasi Champions League. Para pemain harus mempertahankan standar permainan seperti ini. Soal motivasi dan tekad untuk menang, tak ada yang perlu diragukan dari mereka. Mental juara ini akan terus kami jaga," kata Igor Tolic, Pelatih Persib Bandung.
Penyelenggara turnamen turut memberikan penilaian positif atas suksesnya penyelenggaraan ajang pramusim yang dinilai memberi dampak ekonomi nyata bagi daerah penyelenggara.
"Menjadi juara Piala Presiden bukan perkara yang mudah, meski ini turnamen pramusim. Tapi dengan konsistensi delapan kali, dimulai 2015 sampai tahun 2026, sudah menjadi turnamen paling bergengsi di Indonesia," kata Maruarar Sirait, Ketua Steering Committee Piala Presiden 2026.






