Persebaya Surabaya Juarai Piala Presiden 2026 Usai Tekuk Persib

8 Agustus 2026, 12:46 WIB

Persebaya Surabaya berhasil meraih gelar juara Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Bandung melalui adu penalti dengan skor 6-5 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Kamis (6/8/2026), dilansir dari Bola.

Kedua tim sebelumnya bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu habis. Persebaya sempat memimpin lebih awal lewat gol Ramadhan Sananta di babak pertama sebelum Persib berhasil menyamakan kedudukan.

Kemenangan dalam laga dramatis tanpa penonton tersebut ditentukan oleh aksi kiper Reza Arya yang sukses melakukan dua penyelamatan krusial saat adu tendangan penalti. Hasil ini sekaligus mengakhiri dahaga trofi bagi klub berjuluk Bajol Ijo tersebut.

Keberhasilan skuad asal Surabaya ini tidak lepas dari pembenahan menyeluruh yang dimulai sejak pertengahan musim lalu. Manajemen menunjuk pelatih Bernardo Tavares asal Portugal untuk merombak tim, memperkuat staf kepelatihan, serta menerapkan rekrutmen berbasis data performa.

Selain perbaikan taktis, Persebaya juga menerapkan revolusi medis dengan membangun ekosistem sports medicine terintegrasi bersama salah satu rumah sakit nasional. Pendekatan berbasis data ini difokuskan pada pencegahan cedera, pemantauan kondisi mental, dan optimalisasi performa pemain di tengah jadwal turnamen yang padat.

Chief Medical Officer Persebaya, dr. Pratama Wicaksana Wijaya, Sp.KO, menjelaskan bahwa ajang pramusim menjadi tempat menguji sistem bagi seluruh departemen di dalam tim.

"Sebenarnya pramusim ini tidak hanya persiapan atau uji coba bagi pemain, tamun bagi ofisial juga. Semua divisi, mulai dari staf dapur hingga analis performa dan termasuk departemen medis menguji sistem untuk mempersiapkan tim secara keahlian masing-masing," ucap Chief Medical Officer Persebaya, dr. Pratama Wicaksana Wijaya, Sp.KO.

Penerapan sistem tersebut membantu staf medis dan kepelatihan dalam memantau beban kerja fisik para pemain secara presisi.

"Jadi ketika manajemen dan pelatih memutuskan ikut kompetisiatau mempersiapkan pertandingan persahabatan, setiap divisi tinggal adaptasi respons dari pemain dengan load yang mereka terima, dan bagaimana tubuh mereka merespon. Pelatih Kepala juga memperhatikan semua aspek dan informasi yang kami upayakan," jelas dr. Pratama Wicaksana Wijaya, Sp.KO.

Gelar juara ini sekaligus menghapus catatan kelam Persebaya pada final Piala Presiden edisi 2019. Kala itu, Bajol Ijo gagal mengangkat trofi setelah kalah agregat 2-4 dari Arema FC dalam laga final berformat kandang-tandang.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang