Tiket menuju partai puncak turnamen pramusim bakal diperebutkan dalam laga klasik antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta pada Selasa sore. Pertandingan semifinal Piala Presiden 2026 ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, mulai pukul 15.30 WIB, seperti dilansir dari Papanskor.
Klub berjuluk Maung Bandung itu menatap laga krusial ini dengan tingkat kepercayaan diri tinggi. Status juara bertahan BRI Super League dalam tiga musim terakhir menjadi modal kuat usai mereka mencatatkan performa gemilang pada fase grup.
Anak-anak asuh Igor Tolic sukses memuncaki klasemen akhir Grup A setelah mengoleksi sembilan poin sempurna. Rekor tersebut diraih melalui tiga kemenangan beruntun atas Arema FC, DPMM FC, serta Tampines Rovers FC, yang seluruhnya berakhir dengan skor identik 1-0 tanpa pernah kebobolan.
Gelandang Persib, Adam Alis, membeberkan bahwa seluruh pemain siap mengeksekusi taktik pelatih dalam duel sengit ini. Ia mengimbau rekan-rekannya agar tetap fokus meladeni skuat Macan Kemayoran yang dihuni deretan amunisi berbahaya pada lini serang.
"Yang pasti, saya dan teman-teman sudah siap untuk main di semifinal menghadapi Persija. Semua lawan sama, tidak ada perbedaan, kami sebagai pemain tinggal menerapkan apa kata pelatih. Semoga besok bisa menjadi pertandingan yang seru," ujar Adam Alis seperti dikutip dari laman resmi Persib.id.
Selain mewaspadai nama-nama seperti Gustavo Almeida, Witan Sulaeman, Zahaby Gholy, Arlyansyah Abdulmanan, dan Victor Dethan, Adam Alis secara khusus menyoroti senjata baru lawan di posisi bek kiri, Pratama Arhan, yang dikenal mempunyai lemparan dalam jarak jauh.
"Di setiap lini, mereka sangat bagus, saya lihat, dari sisi penyerangan. Juga ada (Pratama) Arhan yang punya kemampuan lemparan jauh. Tapi, kami akan mewaspadai seluruh pemain karena seluruh pemain Persija punya kualitas bagus," tegasnya.
Sementara itu, Persija memanfaatkan ajang ini sebagai sarana pembentukan kerangka tim guna menyambut bergulirnya kompetisi Super League 2026/27. Pelatih Shin Tae-yong memfokuskan rotasi untuk memberikan menit bermain bagi pilar muda dan rekrutan anyar.
"Sejujurnya kami tidak terlalu memfokuskan turnamen ini (secara berlebihan), melainkan memberi kesempatan bertanding bagi pemain-pemain muda dan baru. Namun, karena lawannya adalah Persib, bagaimanapun juga mentalitas para pemain dan segalanya harus kuat untuk memberikan pertandingan yang baik. Jadi kami pasti akan berbuat yang terbaik," ujarnya dikutip dari laman resmi Persija.id.
Sayangnya, perebutan tiket final ini dipastikan berjalan tanpa kehadiran penonton di dalam arena. Shin Tae-yong menyayangkan ketetapan tersebut lantaran laga bertensi tinggi sejatinya membutuhkan atmosfer riuh dukungan dari tribune lapangan.
"Sangat disayangkan. Sebenarnya dalam olahraga itu harus ada penonton agar para pemain bersemangat. Di pertandingan penting seperti ini bertanding tanpa penonton, secara pribadi, saya menilai sangat disayangkan," tutur Shin.






