Laga puncak Piala Presiden 2026 mempertemukan Persib Bandung dan Persebaya Surabaya setelah kedua tim mengandaskan lawannya di semifinal. Kepastian ini didapat usai pertandingan sengit yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026), dilansir dari Detik Sport.
Persib Bandung mengamankan tiket final usai menundukkan Persija Jakarta dengan skor 2-1. Keunggulan Maung Bandung dibuka oleh Uilliam Barros pada menit ke-22 lewat tembakan keras memanfaatkan umpan sepak pojok.
Pangeran Biru memperlebar jarak enam menit kemudian melalui gol Balsa Sekulic. Persija baru bisa memperkecil kedudukan menjelang babak kedua usai lewat gol Kwon Chang-hoon pada menit ke-86.
Pelatih Persib, Igor Tolic, memberikan apresiasi atas daya juang para pemainnya di lapangan. Ia menilai timnya tampil sangat dominan pada paruh pertama pertandingan.
"Perihal pertandingan, di babak pertama Persib main dengan baik. Lalu di babak kedua, kami melihat semua pemain sudah mulai kelelahan sementara Persija mulai tampil lepas," kata Tolic selepas pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
"Di babak pertama, kami bisa unggul 3 atau 4-0. Tapi di babak kedua, kami juga sebenarnya bisa saja akhirnya kalah. Kredit untuk para pemain Persija juga yang telah menunjukkan permainan terbaiknya," kata pelatih asal Kroasia itu menambahkan.
Pada partai semifinal lainnya, Persebaya Surabaya memenangi laga sengit bertajuk Derby Jawa Timur melawan Arema FC dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal kemenangan Bajul Ijo dicetak oleh Yuran Fernandes melalui tandukan memanfaatkan umpan sepak pojok pada menit ke-45+7.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengutarakan kepuasannya terhadap mentalitas bertanding anak asuhnya. Ia mengakui laga derby melawan Singo Edan berjalan dalam tempo yang keras.
"Ini pertandingan yang sangat sulit. Intensitasnya tinggi dan dipenuhi banyak duel serta emosi. Para pemain datang ke laga ini dalam kondisi kelelahan, tetapi malam ini mereka menunjukkan karakter sebagai pejuang. Saya bangga dengan sikap dan kerja keras yang mereka tampilkan di lapangan," kata Tavares selepas laga.
"Yang terpenting kami bisa mencetak gol lebih dulu. Kami juga memiliki beberapa peluang untuk menambah keunggulan, tetapi belum mampu memanfaatkannya. Meski begitu, saya sangat puas dengan kerja keras seluruh pemain," kata dia menambahkan.
Pertemuan Persib dan Persebaya menjadi titik ideal penyelenggaraan turnamen pramusim ini. Kedua kubu mencatatkan rekor sempurna tanpa kekalahan sejak fase sebelumnya.
Kualitas penyelenggaraan turnamen juga mendapat penekanan dari Ketua Steering Committee Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait. Pihaknya berharap turnamen ini menyajikan sarana tontonan yang aman dan terjangkau.
"Kan supaya rakyat itu bisa mendapatkan hiburan yang berkualitas ya. Terjangkau, berkualitas, aman, makanannya juga terjangkau juga. Kan harusnya negara begitu kan, kalau negara hadir itu ya membuat hiburan yang berkualitas, bayar tiketnya murah, makanannya juga oke, tempatnya bersih, aman," kata Maruarar menegaskan soal Piala Presiden 2026 beberapa waktu lalu.
Stadion Kapten I Wayan Dipta kembali menjadi venue laga final Persib vs Persebaya pada Kamis (6/8/2026). Pada hari yang sama, persaingan perebutan tempat ketiga mempertemukan Persija Jakarta dengan Arema FC, di mana juara turnamen bakal membawa pulang hadiah senilai Rp 8 miliar.






