Persija Jakarta Bungkam Bhayangkara FC Tiga Gol Tanpa Balas

24 Juni 2026, 21:31 WIB

Persija Jakarta sukses mengamankan kemenangan krusial dalam lanjutan kompetisi BRI Super League 2025/26. Macan Kemayoran bangkit dari kekalahan pekan lalu dengan menundukkan Bhayangkara Presisi Lampung FC. Bertanding di hadapan belasan ribu Jakmania di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Senin (29/12/2025) malam, klub ibu kota tersebut tampil dominan.

Laga berakhir dengan keunggulan telak tiga gol tanpa balas untuk tuan rumah, seperti dikutip dari Papanskor. Tambahan tiga poin ini membawa Persija melesat ke peringkat ketiga klasemen akhir tahun 2025 dengan koleksi 32 poin. Pasukan Macan Kemayoran sukses menggeser Malut United ke posisi keempat yang mengantongi 31 poin.

Persija kini menempel ketat Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda yang berada di posisi pertama dan kedua dengan selisih dua poin. Kemenangan ini sekaligus menjaga asa tim dalam persaingan perebutan gelar juara liga yang akan berlanjut pada awal tahun 2026.

“Jadi, poinnya sekarang kami menutup 2025, kami tetap bisa bersaing di papan atas, sehingga peluang untuk naik ke puncak masih terbuka pada putaran kedua maupun laga-laga selanjutnya,” ucap Ricky Nelson yang menjalankan tugas sebagai pelatih sementara menggantikan Mauricio Souza akibat sanksi kartu seperti dikutip dari laman resmi ileague.id. Sejak peluit pertama berbunyi, Persija langsung memperagakan permainan menyerang namun sempat kesulitan menembus pertahanan rapat kubu tamu. Kebuntuan akhirnya pecah menjelang akhir babak pertama setelah bek Bhayangkara FC melakukan pelanggaran terhadap Eksel Runtukahu di kotak terlarang.

Allano Lima yang maju sebagai eksekutor penalti berhasil menuntaskan tugasnya dengan tenang pada menit ke-45+5. Sepakan kaki kirinya bersarang rendah di sudut kiri gawang tanpa mampu dihalau penjaga gawang Bhayangkara FC. Memasuki paruh kedua pertandingan, intensitas serangan tuan rumah tidak mengendur. Gol kedua Persija lahir pada menit ke-62 setelah pemain bertahan lawan, I Putu Gede, melakukan gol bunuh diri akibat salah mengantisipasi umpan lambung Bruno Tubarão.

Pesta gol Persija ditutup oleh aksi Jordi Amat pada menit ke-78 melalui tendangan keras kaki kanan dari luar kotak penalti. Gol tersebut menjadi momen penebusan bagi sang bek yang pada laga sebelumnya membuat gol bunuh diri saat melawan Semen Padang. “Kami sangat bersyukur, walaupun di babak pertama kami agak kesulitan. Bhayangkara FC sedikit berubah dibandingkan dengan apa yang kami lihat sebelumnya.

Kami mencoba mengeksplorasi lini gelandang mereka, tetapi mereka turun cukup jauh. Hampir enam pemain berada di area pertahanan, sehingga hal itu membuat kami sedikit kesulitan untuk membongkar pertahanan mereka,” katanya. “Tapi, melalui beberapa momen transisi, kami mendapatkan peluang hingga terciptanya penalti yang mengubah suasana pertandingan. Memasuki babak kedua, permainan menjadi lebih terbuka dan kami memiliki lebih banyak momen untuk masuk ke area pertahanan mereka,” imbuhnya.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang