Polisi Tangkap Pelaku Mutilasi Pria di Cipayung Depok

6 Agustus 2026, 08:46 WIB

Pihak kepolisian berhasil menangkap Saepul (26), pelaku pembunuhan dan pemutilasi terhadap Kunaefi (51) di Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat, sebagaimana dilansir dari Detikcom pada Rabu (5/8/2026). Pelaku diketahui baru mengontrak rumah di lokasi kejadian selama tujuh bulan bersama seorang rekannya berinisial JJ.

Pengurus lingkungan setempat mengungkap keberadaan pelaku dan korban sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi. Terduga pelaku diketahui menjalankan usaha bersama dengan korban di kawasan kontrakan tersebut.

"Pertama kali ngontrak itu kebetulan saya lagi keliling untuk kegiatan Ramadan. Itu sekitar 6-7 bulan yang lalu. Itu saya ketemu sama si korban dan ketemu sama si yang bunuh," ujar Ketua RT 03/05 Cipayung Jaya, Aris.

Ketua RT sempat menegur pelaku karena belum melaporkan kepindahannya kepada pengurus RT setempat. Saat ditegur, pelaku beralasan baru pindah dan tinggal bersama rekan usahanya.

"Saya lagi keliling, terus kebetulan rumahnya terbuka. Mas ngontrak di sini? 'Iya, Pak, Bapak RT, ya?' Iya, sudah lapor? 'Belum, Pak.

Saya baru pindah', 'Oh ya sudah. Saya tunggu ya, siapkan KTP dan KK. Tinggal di sini berapa orang?', 'Dua orang, Pak.

Dan kebetulan kami membuka usaha di sini'," ungkap Aris.

Meskipun sudah diingatkan kembali saat acara pembagian santunan, pelaku tetap berdalih sibuk dengan kegiatannya sehingga belum sempat menyerahkan dokumen kependudukan.

"Aduh, kalau nggak ketoprak, martabak. Saya lupa. Sudah beberapa bulan lalu (usaha pelaku dan korban).

Sudah sampai di situ, terus selanjutnya saya ketemu lagi itu di pembagian santunan yatim. Saya tanya juga di situ, sudah ke rumah belum? 'Belum, Pak, belum sempat karena kami berangkat pagi pulang malam. Ada kegiatan-kegiatan terus'," jelas Aris.

Berdasarkan informasi pihak kepolisian, pelaku tinggal di rumah kontrakan tersebut bersama seorang rekannya.

"Mungkin karena yang saya tahu, ternyata itu yang tinggal di situ berdasarkan keterangan tadi dari Resmob, si JJ ya namanya kalau nggak salah, sama si Ipul," ungkap Aris.

Aris menambahkan bahwa dirinya lebih sering melihat pelaku yang bertubuh tinggi bersama korban saat melakukan ronda lingkungan.

"Sedangkan yang setiap saya keliling, ketemu sama si penghuni kontrakan, itu yang saya ketemu yang tinggi yang membunuh sama si korban," ucap Aris.

Warga sekitar mengenali kepribadian pelaku sebagai sosok yang tertutup dan jarang bersosialisasi dengan tetangga sekitar.

"Jadi, kalau saya sendiri sebagai pengurus lingkungan, hanya mengetahui. Dan tadi juga mungkin mas-mas semua, Mbak, sudah tahu dari keterangan Pak Sunardi warga saya yang memang lebih berdekatan dan memang orangnya agak tertutup ya, agak tertutup," ungkap Aris.

Penyidik kepolisian saat ini terus melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap pelaku untuk mengungkap latar belakang dan motif pasti dari tindakan keji tersebut.

Selain merampas sepeda motor dan barang berharga milik korban, polisi menemukan petunjuk lain terkait hubungan antara pelaku dan korban.

"Motif pembunuhan sedang kami dalami. Namun ditemukan fakta bahwa pelaku diduga penyuka sesama jenis," kata Katimsus 2 Unit 1 Subdit Resmob Ditreksrimum Polda Metro Jaya, Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang