Polres Serang Petakan Daerah Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan

6 Agustus 2026, 04:16 WIB

Polres Serang berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Serang memetakan ulang wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan dalam apel kesiapsiagaan bencana pada Rabu (5/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom. Langkah pencegahan ini diambil guna menghadapi potensi kekeringan selama musim kemarau.

Apel kesiapsiagaan tersebut dihadiri Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, jajaran Polres Serang, unsur Forkopimda, serta personel gabungan dari TNI, BPBD, Damkar, Basarnas, hingga Dinas Kesehatan.

Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan menginstruksikan seluruh jajaran kapolsek untuk berkoordinasi secara aktif dengan pihak kecamatan, desa, serta instansi terkait demi mengamankan pasokan air dan jalur evakuasi.

"Kapolsek bersama unsur TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta instansi terkait untuk segera melakukan pengecekan peralatan, memperbarui peta wilayah rawan, mendata sumber air, menyusun rencana kontingensi," ucap Andri, Rabu (5/8/2026).

Sebagai tindak lanjut dari pemetaan daerah rawan, instruksi juga mencakup pelaksanaan kegiatan lapangan secara terpadu untuk memastikan kesiapan personel di setiap wilayah.

"Melaksanakan patroli terpadu, menggelar simulasi penanganan kebakaran, serta menyampaikan laporan kesiapan di wilayah masing-masing," katanya.

Langkah antispasi ini didasarkan pada data BMKG yang memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia mengalami curah hujan rendah. Kondisi kemarau tersebut berisiko memicu krisis air bersih, gagal panen, hingga kebakaran permukiman dan kawasan industri.

"Meskipun Provinsi Banten bukan termasuk wilayah dengan tingkat kebakaran hutan dan lahan tertinggi, kita tidak boleh lengah. Kabupaten Serang memiliki karakteristik wilayah yang beragam sehingga seluruh unsur harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan," kata Andri.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah memberikan apresiasi atas langkah sigap kepolisian dalam membangun koordinasi lintas sektor demi meminimalkan dampak bencana bagi warga.

"Kesiapsiagaan menjadi kunci utama untuk meminimalkan risiko, mengurangi kerugian, serta melindungi keselamatan masyarakat," kata Zakiyah.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang