Poltek SSN Buka Pendaftaran Taruna Baru dan Lulus Status CPNS BSSN

6 Agustus 2026, 02:22 WIB

Politeknik Siber dan Sandi Negara (SSN) kembali membuka kesempatan bagi calon taruna baru pada tahun ini, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Kampus kedinasan di bawah naungan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) ini menawarkan kepastian karier menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) BSSN setelah lulus.

Menariknya, Poltek SSN termasuk salah satu instansi yang memperbolehkan pendaftarnya menggunakan kacamata. Peserta yang memiliki kondisi mata minus, plus, maupun silinder tetap diberikan kesempatan untuk mengikuti proses seleksi.

Meskipun pengumuman resmi penerimaan tahun ini belum dirilis, skema persyaratan dan alur seleksi diprediksi tidak berbeda jauh dari pelaksanaan tahun sebelumnya.

Calon pendaftar wajib memenuhi sejumlah kriteria kewarganegaraan, usia, hingga latar belakang pendidikan yang disyaratkan oleh lembaga.

Persyaratan umum dan akademik yang harus dipenuhi meliputi:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan taat kepada Pancasila, UUD 1945, serta NKRI.
  • Usia minimal 17 tahun dan maksimal 21 tahun pada 31 Desember tahun berjalan.
  • Lulusan SMA/MA jurusan IPA (untuk lulusan sebelum tahun berjalan) atau semua jurusan untuk lulusan tahun berjalan.
  • Lulusan SMK bidang Teknik Elektronika (Teknik Audio Video, Elektronika Industri, Otomasi Industri, Elektronika dan Komunikasi, Mekatronika).
  • Lulusan SMK bidang Keahlian TIK (Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Komputer dan Jaringan, Sistem Informasi Jaringan dan Aplikasi, Pengembangan Gim).
  • Rata-rata nilai teori/pengetahuan Matematika dan Bahasa Inggris minimal 80 pada semester 4 dan 5.
  • Tinggi badan minimal 160 cm untuk pria dan 150 cm untuk wanita dengan berat badan seimbang, dibuktikan dengan surat keterangan dokter pemerintah atau Puskesmas.
  • Sehat jasmani dan rohani, tidak cacat fisik/mental, tidak buta warna (parsial maupun total), serta bebas penyakit menular.
  • Tidak bertato/bekas tato dan tidak bertindik/bekas tindik pada bagian tubuh yang tidak lazim (pria dilarang di seluruh anggota tubuh), kecuali alasan agama/adat.
  • Belum pernah menikah, dibuktikan dengan surat keterangan Lurah/Kepala Desa, serta bersedia tidak menikah selama masa pendidikan.
  • Belum pernah melahirkan (wanita) dan belum pernah memiliki anak biologis (pria).
  • Tidak pernah mengalami drop out (DO) dari Poltek SSN atau sekolah kedinasan lainnya.
  • Tidak sedang terikat hubungan ikatan dinas dengan instansi lain.
  • Mempunyai kartu BPJS Kesehatan aktif.
  • Menyerahkan sertifikat UTBK-SNBT dari tahun berjalan atau dua tahun sebelumnya.
  • Membayar biaya Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sebesar Rp 100.000.
  • Bersedia menjalani ikatan dinas selama 10 tahun dan siap ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.

Tahapan Seleksi Masuk

Proses penyaringan calon taruna dilaksanakan melalui beberapa tahapan pengujian yang ketat untuk menyaring kandidat terbaik.

Urutan tahapan seleksi yang mengacu pada alur penerimaan sebelumnya meliputi:

  1. Pendaftaran online dan verifikasi administrasi melalui portal resmi [https://dikdin.bkn.go.id/](https://dikdin.bkn.go.id/).
  2. Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
  3. Seleksi Akademik berbasis nilai UTBK (peserta memilih satu dari sertifikat yang dimiliki).
  4. Tes Evaluasi Psikologi.
  5. Tes Tertulis CT/MI untuk mengukur pemecahan masalah dan komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan.
  6. Pemeriksaan Kesehatan.
  7. Ujian Kesamaptaan Jasmani yang mencakup lari 12 menit, pull up/chinning 1 menit, sit up 1 menit, dan push up 1 menit.
  8. Wawancara Penelitian Personel (Litpers).
  9. Rapat Pemantauan Akhir (Pantukhir).

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang