Klub sepak bola asal Thailand, Port FC, berhasil merengkuh gelar juara turnamen pramusim Piala Presiden 2025 setelah menundukkan tim asal Inggris, Oxford United, dengan skor 2-1 dalam laga final yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, pada Minggu (13/7) malam.
Keberhasilan klub luar negeri menjadi kampiun dalam kompetisi berhadiah total Rp 11,5 miliar ini dilansir dari Papanskor mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak. Laga pamungkas tersebut dihadiri oleh 15 ribu penonton serta sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Steering Committee Maruarar Sirait dan Presiden Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) Madam Pang yang juga merupakan pemilik Port FC.
Pertandingan diawali dengan seremoni pembuka yang meriah melalui atraksi 1.200 drone dan aksi mengolah bola juggling secara bersamaan oleh ratusan anak sekolah sepak bola. Di dalam lapangan, Port FC sempat tertinggal lebih dulu pada menit ke-11 lewat gol sontekan Mark Harris dari Oxford United, sebelum disamakan oleh Teerasak Poeiphimai pada menit ke-45.
Memasuki babak kedua, wakil Thailand tersebut berbalik unggul melalui gol cantik Brayan Perea setelah berhasil lolos dari perangkap offside dan mengecoh barisan pertahanan Oxford United. Oxford United kemudian menggencarkan serangan bertubi-tubi untuk menyamakan kedudukan, namun skor 2-1 tetap bertahan hingga peluit panjang ditiupkan.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan pandangannya mengenai peningkatan kualitas kompetisi pramusim ini yang kini mampu menarik minat tim luar negeri.
"Final ini membuktikan bobot dan gengsi Piala Presiden sudah naik kelas. Tidak hanya sekadar turnamen pramusim, tapi ajang ini kini jadi magnet bagi klub-klub luar negeri dan sekaligus jadi tolok ukur daya saing klub-klub Indonesia," ujar Erick Thohir, Ketua Umum PSSI.
Kehadiran dua klub internasional di partai puncak ini dipandang sebagai sinyal penting bagi tim-tim domestik seperti Arema FC, Persib Bandung, Dewa United, dan Liga Indonesia All Star untuk segera membenahi diri agar dapat bersaing di level Asia.
"Ke depan, kami ingin agar klub-klub lokal tidak hanya berpartisipasi, tapi berprestasi. Ini tantangan sekaligus peluang untuk berbenah dan bangkit," tegas Erick Thohir, Ketua Umum PSSI.






