Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) resmi melepas keberangkatan Timnas Bola Voli Putri Indonesia untuk mengikuti rangkaian turnamen internasional mulai akhir Juli hingga awal Agustus 2026.
Timnas Putri lebih dulu menuju Jecheon, Korea Selatan, mengikuti turnamen invitasi pada 23-26 Juli, lalu melanjutkan ke SEA V Cup 2026 dengan leg pertama di Vietnam (31 Juli-2 Agustus) dan leg kedua di Thailand (7-9 Agustus), sebagaimana dilaporkan dari Bola.
Sebanyak 18 anggota tim diberangkatkan dari Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, terdiri atas 14 atlet, 3 pelatih, dan 1 manajer.
Ketua Umum PP PBVSI, Imam Sudjarwo, menjelaskan turnamen invitasi di Korea Selatan bukan hanya laga persahabatan, melainkan uji coba penting menghadapi tim nasional senior Korea Selatan sebanyak tiga kali.
"Yang di Korea Selatan adalah uji coba untuk melihat sampai sejauh mana kemampuan timnas kita. Nanti pertandingan yang sebenarnya adalah SEA V Cup yang berlangsung di Vietnam dan Thailand," ujar Imam.
Imam berharap para pemain dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membangun kepercayaan diri dan memperkuat kerja sama tim.
"Kalian adalah wakil negara. Bermainlah dengan totalitas, jaga chemistry, tetap tenang, dan tidak perlu membaca komentar netizen selama pertandingan berlangsung," tambah Imam.
PP PBVSI memasang target sebagai runner-up SEA V Cup 2026, mengingat Thailand masih menjadi unggulan utama di Asia Tenggara.
"Kita targetkan runner-up. Thailand memang masih menjadi tim terkuat, tetapi kita optimistis bisa mengalahkan Vietnam dan Filipina," kata Imam.
Menurut Imam, peningkatan chemistry antarpemain adalah modal penting yang terus berkembang melalui berbagai agenda internasional dan pemusatan latihan.
Setelah SEA V Cup, Timnas Putri akan melanjutkan persiapan menghadapi AVC Continental Championship dan Asian Games sebagai bagian dari peningkatan kualitas dan prestasi bola voli putri Indonesia di tingkat internasional.







